AKTAMEDIA.COM, WASHINGTON – Elon Musk mengumumkan pembentukan partai politik baru bernama America Party, menandai perpecahan terbuka dengan Presiden AS Donald Trump.
Langkah ini memperuncing ketegangan antara Musk dan Trump, yang sebelumnya menjalin kerja sama politik erat.
Pengumuman tersebut disampaikan Musk melalui platform X pada Sabtu, hanya sehari setelah ia bertanya kepada pengikutnya apakah AS membutuhkan partai politik baru.
“Hari ini, Partai Amerika dibentuk untuk mengembalikan kebebasan Anda. Dengan rasio 2 banding 1, Anda menginginkan partai baru dan Anda akan mendapatkannya!” tulis Musk.
Ketegangan memuncak setelah Trump menandatangani rancangan undang-undang pemotongan pajak dan belanja publik yang disebutnya “besar dan indah” pada Jumat.
Musk, yang menentang keras kebijakan tersebut, menyebut bahwa langkah itu akan memperparah defisit anggaran dan membuat negara bangkrut.
“Meningkatkan defisit dari US$ 2 triliun di bawah Biden menjadi US$ 2,5 triliun akan menghancurkan negara,” ujarnya di X saat menanggapi pertanyaan publik.
Musk sebelumnya dikenal sebagai pendukung utama Trump. Ia mengucurkan ratusan juta dolar untuk kampanye pemilihan kembali sang presiden, bahkan sempat memimpin Departemen Efisiensi Pemerintah di awal masa jabatan kedua Trump.
















Leave a Reply