Advertisement

Mempererat Silaturahmi dalam Bingkai Halal Bi Halal IKKS Pekanbaru

AKTAMEDIA.COM – Pekanbaru, 12 April 2026 Dalam suasana penuh kehangatan pasca Hari Raya Idulfitri 1447 H, Ikatan Keluarga Kamang Saiyo (IKKS) Pekanbaru kembali menggelar kegiatan Halal Bi Halal (HBH) sebagai wujud nyata mempererat tali silaturahmi antar sesama perantau, khususnya warga Kamang Hilia yang berdomisili di Pekanbaru.

Mengangkat tema “Dengan HBH Mari Kita Tingkatkan Kekompakan dan Kuatkan Silaturahmi”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkokoh nilai kebersamaan, mempererat hubungan emosional, serta membangun semangat gotong royong dalam kehidupan berorganisasi.

Pembukaan yang Khidmat dan Penuh Makna

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Yang Jambul. Lantunan ayat-ayat suci tersebut menghadirkan suasana yang khusyuk, seolah mengingatkan seluruh hadirin bahwa silaturahmi bukan sekadar tradisi, melainkan bagian dari ibadah yang memiliki nilai spiritual tinggi dalam kehidupan umat Islam.

Momentum pembukaan ini menjadi landasan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang dilakukan tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga bernilai ibadah dan penuh keberkahan.

Diskusi Organisasi: Dari Silaturahmi Menuju Aksi Nyata

Salah satu agenda penting dalam kegiatan HBH ini adalah sesi diskusi organisasi yang dipandu oleh Zul Ikhsan, mantan anggota DPRD Kabupaten Agam, dengan Eka sebagai notulen.

Diskusi berlangsung dalam suasana terbuka, penuh kekeluargaan, namun tetap produktif. Hal ini menunjukkan bahwa IKKS Pekanbaru tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga ruang berpikir bersama untuk kemajuan organisasi.

Beberapa poin penting yang menjadi pembahasan antara lain:

1. Wirid Bulanan sebagai Penguatan Spiritual

Wirid bulanan dinilai sebagai kegiatan yang sangat strategis dalam menjaga kekompakan anggota. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

2. Pengelolaan Uang Kas Organisasi

Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan menjadi perhatian utama. Uang kas tidak hanya sebagai simbol iuran, tetapi sebagai kekuatan kolektif dalam mendukung berbagai kegiatan organisasi.

3. Dana Santunan Sosial

Pembahasan mengenai santunan bagi anggota yang sakit maupun yang meninggal dunia menjadi bagian yang sangat menyentuh. Hal ini mencerminkan nilai solidaritas yang tinggi di antara anggota IKKS, di mana duka dan kesulitan ditanggung bersama.

Diskusi ini memperlihatkan bahwa IKKS Pekanbaru tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang kuat terhadap anggotanya.

Laporan Ketua: Progres Nyata Organisasi

Dalam kesempatan tersebut, Ketua IKKS Pekanbaru, Yusfarino, menyampaikan perkembangan organisasi yang cukup signifikan.

Dua hal utama yang menjadi sorotan adalah:

1. Progres Balik Nama Sertifikat Gedung

Upaya balik nama sertifikat Gedung IKKS Pekanbaru merupakan langkah penting dalam memperkuat legalitas aset organisasi. Hal ini menjadi fondasi bagi keberlanjutan organisasi di masa depan.

2. Renovasi Gedung IKKS

Progres renovasi gedung juga menjadi kabar menggembirakan. Gedung tersebut bukan hanya sekadar bangunan fisik, tetapi simbol kebersamaan, pusat aktivitas, dan identitas warga IKKS di perantauan.

Penyampaian ini disambut positif oleh anggota, karena menunjukkan bahwa organisasi terus bergerak maju dan berkembang.

Tausiyah: Menguatkan Makna Silaturahmi di Perantauan

Sebagai puncak acara, tausiyah disampaikan oleh Ustaz Mahdi Hasibuan. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga silaturahmi, terutama bagi masyarakat perantau.

Beliau mengingatkan bahwa:

Silaturahmi adalah kunci keberkahan hidup

Persatuan akan memperkuat komunitas di tanah rantau

Halal bi halal bukan sekadar tradisi, tetapi sarana saling memaafkan dan memperbaiki hubungan

Tausiyah ini menjadi penguat spiritual sekaligus refleksi bagi seluruh peserta untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan.

Makan Bajamba: Simbol Kebersamaan yang Nyata

Acara kemudian ditutup dengan makan bersama yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan. Hidangan yang disajikan berasal dari partisipasi warga, mencerminkan semangat gotong royong yang masih kuat terjaga.

Menu yang dihidangkan antara lain:

Nasi dengan berbagai lauk pauk

Buah-buahan seperti pisang dan jeruk

Makanan khas Minangkabau seperti sarikayo

Makan bersama ini bukan sekadar menikmati hidangan, tetapi menjadi simbol kebersamaan, kesetaraan, dan rasa memiliki dalam satu keluarga besar IKKS.

Penutup: HBH sebagai Penguat Identitas dan Kebersamaan

Kegiatan Halal Bi Halal IKKS Pekanbaru tahun ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat organisasi.

Melalui perpaduan antara nilai spiritual, diskusi organisasi, kepedulian sosial, dan kebersamaan, IKKS Pekanbaru menunjukkan bahwa organisasi perantau mampu menjadi pilar penting dalam menjaga identitas budaya sekaligus membangun solidaritas di tanah rantau.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, IKKS Pekanbaru diharapkan semakin solid, maju, dan mampu memberikan manfaat bagi seluruh anggotanya di masa yang akan datang.

Steven
Author: Steven

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *