AKTAMEDIA.COM | Pekanbaru – Firman, mahasiswa UIN Suska Riau yang berasal dari Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, berhasil lolos ke babak final Mandalika Essay Competition (MEC) 8 yang akan digelar di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 16–18 Mei 2026. Sebagai putra desa dari pelosok Kampar, Firman membawa gagasan tentang tradisi Balimau Kasai untuk diperkenalkan di tingkat nasional melalui kompetisi esai tersebut.

Dalam ajang bertema “Indonesia Hebat 2035” itu, Firman mengangkat Balimau Kasai sebagai bentuk kearifan lokal masyarakat Melayu Riau yang tidak hanya memiliki nilai budaya dan religius, tetapi juga mengandung pesan pelestarian lingkungan, khususnya menjaga sungai dan ekosistem air.
“Balimau Kasai bukan sekadar tradisi menjelang Ramadan, tetapi juga simbol kepedulian masyarakat terhadap kebersihan diri dan lingkungan. Nilai ini penting untuk terus dijaga oleh generasi muda,” ujar Firman.
Firman menjelaskan bahwa gagasan tersebut lahir dari keresahannya melihat mulai berkurangnya kepedulian masyarakat terhadap budaya lokal dan lingkungan hidup. Karena itu, ia ingin menjadikan tradisi daerah sebagai media edukasi sekaligus identitas yang mampu bersaing di era modern.
“Sebagai anak desa dari pelosok Kampar, saya ingin membuktikan bahwa pemuda daerah juga mampu membawa gagasan besar ke panggung nasional. Budaya lokal tidak boleh hanya menjadi cerita masa lalu, tetapi harus menjadi inspirasi masa depan,” tambahnya.
Keikutsertaan Firman di MEC 8 menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kampar dan Riau. Di tengah persaingan ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, Firman berhasil membawa nama daerah melalui pendekatan budaya dan lingkungan yang dinilai relevan dengan tantangan masa kini.
Ia juga berharap adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau maupun Pemerintah Kabupaten Kampar agar perjuangannya di tingkat nasional dapat berjalan maksimal.
“Ini bukan hanya perjuangan pribadi, tetapi juga membawa nama daerah. Saya ingin menunjukkan bahwa anak muda dari desa juga punya kemampuan dan gagasan untuk Indonesia,” tutup Firman.















Leave a Reply