PEKANBARU, AKTAMEDIA.COM – Idarah Kemakmuran Masjid Indonesia (IKMI) Koordinator Wilayah Riau kembali menggelar Latihan Aplikasi Dakwah Berprogram (LADB) sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali sistem kaderisasi dai yang pernah menjadi program unggulan IKMI pada era 1990-an. Pelatihan ini dilaksanakan di Aula IKMI Riau Lantai II pada 18–19 Juli 2026 dan diikuti oleh 46 peserta yang terdiri dari dai dan mubaligh dari berbagai daerah di Provinsi Riau.

Pembukaan kegiatan dihadiri Sekretaris Umum IKMI Koordinator Wilayah Riau, Ustadz Musir MS, S.Ag., M.Sy., bersama sejumlah pengurus IKMI Wilayah Kota Pekanbaru. Pelatihan ini menghadirkan para mubaligh senior sebagai narasumber, di antaranya Buya Drs. H. Mukni, Dr. H. M. Rakib Jamari, S.H., M.Ag., Drs. H. Taslim Prawira, M.A., Drs. H. Syafruddin Sholeh, M.S., dan Drs. H. Azwir Muin Domo, M.A.
LADB merupakan program pembinaan dai yang pernah menjadi ikon IKMI Riau dan mendapat sambutan luas pada dekade 1990-an. Melalui pola pelatihan yang terstruktur, program ini berhasil melahirkan kader-kader dai yang memiliki pemahaman keislaman yang kuat, kemampuan berdakwah yang baik, serta keterampilan menyusun dan melaksanakan program dakwah secara sistematis.
Keberhasilan LADB pada masa lalu menjadi bukti bahwa kaderisasi yang terencana dan berkesinambungan merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas dakwah serta memperkuat pembinaan umat.
Ketua Panitia, H. Mashuri Mansur, S.Ag., M.Pd., mengajak seluruh peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh.
“Mari kita sama-sama berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini karena setiap materi sudah didesain sedemikian rupa untuk para dai dan mubaligh,” ujarnya.

Mashuri Mansur, S.Ag., M.Pd.I (Ketua Panitia Pelaksana LADB)
Mantan Ketua IKMI Wilayah Kota Pekanbaru tersebut menjelaskan bahwa pelaksanaan LADB kali ini juga menjadi tahap uji coba terhadap kurikulum dan metodologi pelatihan yang telah diperbarui.
“Selain menguji metode pelatihan LADB, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi pelaksanaan kaderisasi dakwah, mengingat program ini sudah cukup lama tidak dilaksanakan,” jelasnya.
Pada periode kepengurusan IKMI Koordinator Wilayah Riau saat ini, revitalisasi LADB menjadi salah satu program strategis organisasi. Langkah tersebut diharapkan mampu menghadirkan kembali sistem pembinaan dai yang lebih terstruktur, berkelanjutan, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Di tengah semakin kompleksnya tantangan dakwah, pesatnya perkembangan teknologi informasi, serta beragam persoalan yang dihadapi umat, LADB diharapkan menjadi instrumen kaderisasi yang mampu melahirkan dai yang memiliki keteguhan akidah, keluasan ilmu, kemampuan kepemimpinan, serta kecakapan dalam merancang dan mengimplementasikan program-program dakwah yang efektif.

Panitia
Dengan demikian, LADB tidak sekadar menjadi kegiatan pelatihan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar IKMI Riau dalam memperkuat dakwah Islam, memakmurkan masjid, serta menjawab kebutuhan pembinaan umat di Provinsi Riau.















Leave a Reply