AKTAMEDIA.COM, JAKARTA – Berikut profil lengkap dan update terbaru mengenai Megawati Hangestri Pertiwi, atlet voli berhijab asal Indonesia yang tengah bersinar di liga Korea Selatan:
Nama lengkap: Megawati Hangestri Pertiwi, lahir 20 September 1999 di Jember, Jawa Timur .
Postur: Tinggi 185 cm, berat 65 kg .
Pendidikan: Lulusan Sarjana Manajemen, Universitas Kahuripan Kediri (2020) .
Karier profesional dimulai pada usia 14–15 tahun di Surabaya Bank Jatim (2015), lalu tampil di Proliga bersama beberapa klub Indonesia seperti Jakarta Pertamina dan BNI 46 .
Musim 2023–2025, ia membela klub Korea Daejeon CheongKwanJang Red Sparks (Red Sparks) di V‑League Korea Selatan .
Atlet V-League pertama yang memakai hijab, menjadi fenomena tersendiri di liga profesional Korea .
Mendapat julukan “Megatron” dan “Ninja Berkerudung” karena gaya khasnya dan dampak visualnya .
Ragam pengakuan atas prestasi:
MVP beberapa putaran dan top scorer, misalnya skor 37 poin saat membawa Red Sparks ke final V-League .
Konsistensi penampilan juga membuatnya sorotan media Korea.
Ia harus membawa minimal 16 hijab instan khusus olahraga dari Indonesia ke Korea, agar tetap nyaman bertanding .
Media Korea bertanya langsung tentang hijabnya, menyoroti bagaimana identitas beragama bisa hadir dalam kompetisi profesional .
Menjadi simbol keberagaman dan inspirasi bagi atlet muslimah, bahwa hijab bukan batas, melainkan bagian dari identitas yang tak menghalangi prestasi .
Kehadirannya di V‑League mendobrak stereotip dan memunculkan posisi hijab sebagai bagian dari inklusivitas dalam olahraga internasional .
Media Korea bahkan menyebut ia “sensasi” dan “ikon Asia” di liga tersebut .
Di dalam laga, penampilan dan hijabnya membuat ia tidak hanya dilihat sebagai atlet, tetapi juga sebagai “simbol budaya” yang unik .
Nama panggilan Megatron, Ninja Berkerudung
Posisi Outside hitter / Opposite
Klub terkini Daejeon CheongKwanJang Red Sparks (V‑League 2023–2025)
Prestasi utama MVP putaran, top scorer (37 poin), membawa tim ke final
Identitas hijab Atlet pertama di liga, membawa hijab dari Indonesia, menjadi fenomena inklusivitas
















Leave a Reply