AKTAMEDIA.COM, MINAHASA – Kabar duka menyelimuti umat Islam di Indonesia. Ustadz Dr. H.M. Yahya Yopie Waloni, S.Th., M.Th., seorang dai kondang yang dikenal dengan ceramahnya yang lantang, wafat setelah menuntaskan khutbah Jumat di Masjid Darul Falah, Minasa Upa, Kota Makassar.
Almarhum yang lahir di Manado, Sulawesi Utara, pada tahun 1970 ini dikenal luas sebagai pendakwah yang dulunya berasal dari kalangan Nasrani dan kemudian memeluk Islam. Kiprahnya di dunia dakwah menarik perhatian umat karena kisah perjalanan spiritualnya yang penuh inspirasi.
Menurut keterangan saksi di lokasi, Ustadz Yahya Waloni tiba di Masjid Darul Falah sekitar pukul 11.30 WITA untuk menunaikan kewajiban sebagai khatib. Dalam khutbahnya yang penuh semangat, beliau mengingatkan jamaah akan pentingnya keikhlasan dalam beribadah dan selalu meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.
Selepas khutbah, sekitar pukul 12.15 WITA, beliau turun dari mimbar. Tak lama kemudian, almarhum tiba-tiba terjatuh dan dinyatakan meninggal dunia di tempat oleh petugas medis yang segera didatangkan. Suasana masjid yang semula khusyuk berubah menjadi haru saat para jamaah menyaksikan kepergian sang ustadz.
Profil Singkat Ustadz Yahya Waloni
Nama lengkap: Dr. H.M. Yahya Yopie Waloni, S.Th., M.Th.
Lahir: 1970, Manado, Sulawesi Utara
Riwayat: Mantan pendeta yang kemudian menjadi mualaf, aktif berdakwah dan kerap menjadi pembicara di berbagai forum.
Gaya ceramah: Tegas, blak-blakan, dan mengusung tema-tema toleransi antar umat beragama serta keimanan.
Kisah perjalanan hidupnya yang meniti jalan hijrah banyak menginspirasi generasi muda Muslim di Indonesia. Tak hanya berceramah di masjid-masjid besar, ia juga rajin berdakwah melalui berbagai media sosial, menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Menariknya, wafatnya Ustadz Yahya Waloni pada hari ini menjadi penutup dari berbagai kabar hoaks yang sempat beredar sebelumnya. Pada tahun 2021 lalu, beredar kabar palsu bahwa beliau meninggal dunia karena Covid-19. Hal tersebut kemudian dibantah langsung oleh Ustadz Yahya melalui beberapa rekaman video klarifikasi. Kini, kabar wafatnya benar-benar terjadi pada 6 Juni 2025, dan telah dikonfirmasi oleh pengurus Masjid Darul Falah.
Suasana Duka dan Rencana Pemakaman
Kabar wafatnya Ustadz Yahya Waloni langsung menyebar luas di kalangan jamaah dan netizen. Ucapan belasungkawa mengalir deras melalui media sosial, terutama di kalangan para penggemar ceramahnya. Banyak yang merasa kehilangan sosok pendakwah yang selalu mengingatkan untuk kembali pada nilai-nilai tauhid.
Belum ada informasi resmi mengenai lokasi pemakaman almarhum. Namun, pengurus Masjid Darul Falah menyatakan akan membantu keluarga dalam mengurus jenazah dan memastikan prosesi pemakaman berjalan khidmat sesuai syariat Islam.
Meski wafat di atas mimbar, banyak yang menilai itu adalah bentuk husnul khatimah, meninggal saat menuntaskan ibadah di hari yang mulia, hari Jumat. Pesan terakhir beliau tentang keikhlasan dalam beribadah menjadi kenangan mendalam bagi para jamaah yang hadir.
Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah Ustadz Yahya Waloni, mengampuni segala dosa-dosanya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.
Doa Penutup:
“Ya Allah, ampunilah beliau, rahmatilah beliau, lapangkanlah kuburnya, dan terimalah beliau dalam rahmat-Mu. Berikan pula kesabaran dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan.”
















Leave a Reply