Advertisement

15 DPC, 224 Pemain, dan Satu Semangat Kebersamaan: Turnamen Mini Soccer Perdana DPD PKS Pekanbaru Berlangsung Meriah

AKTAMEDIA.COM | PEKANBARU – Semangat sportivitas, kebersamaan, dan gaya hidup sehat mewarnai gelaran Turnamen Mini Soccer DPD PKS Kota Pekanbaru yang berlangsung pada Sabtu, 31 Oktober 2026, di Garuda Sakti Minisoccer (GSM), Jalan Garuda Sakti Km. 2, Pekanbaru.

Turnamen yang digagas Bidang Pembinaan dan Pengembangan Olahraga (Binapora) DPD PKS Kota Pekanbaru ini diikuti 15 Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS se-Kota Pekanbaru. Sebanyak 224 pemain, yang terdiri dari pemain dan official, turut ambil bagian, ditambah kehadiran para supporter yang memberikan dukungan kepada tim masing-masing.

Lebih dari sekadar kompetisi sepak bola, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus upaya membangun budaya hidup sehat di lingkungan kader PKS.

Acara ini berada di bawah pembinaan H. Firmansyah, Lc., M.H., selaku Ketua Binapora DPD PKS Kota Pekanbaru sekaligus Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Pekanbaru. Sementara itu, Ketua DPD PKS Kota Pekanbaru, H. Markarius Anwar, S.T., M.Arch., yang juga menjabat Wakil Wali Kota Pekanbaru, turut memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan.

Sejumlah pengurus dan tokoh PKS Kota Pekanbaru hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Muhammad Isa Lahamid, S.T., M.H., Ketua DPRD Kota Pekanbaru sekaligus Ketua Majelis Pertimbangan Daerah PKS Kota Pekanbaru; Dian Suheri selaku Sekretaris DPD; Edi Iswanto selaku Bendahara DPD; Mujiburrahman dari BKAP; serta jajaran pengurus DPD PKS Kota Pekanbaru lainnya.

Dibuka dengan Pertandingan yang Penuh Kejutan

Turnamen langsung dibuka dengan pertandingan antara tim DPD PKS Kota Pekanbaru melawan DPC PKS Rumbai Timur. Menariknya, H. Markarius Anwar turut turun sebagai salah satu pemain starter tim DPD.

Pertandingan dengan format dua babak, masing-masing tujuh menit, berlangsung penuh semangat. Di luar dugaan, tim DPD harus mengakui keunggulan DPC Rumbai Timur yang berhasil mengamankan kemenangan dan melaju ke babak perempat final dengan skor 3:0.

Kehadiran Ketua DPD yang ikut bermain menjadi gambaran bahwa semangat olahraga tidak mengenal sekat jabatan. Semua bisa turun ke lapangan, berkeringat bersama, dan menikmati kompetisi secara sportif.

Olahraga sebagai Budaya, Bukan Sekadar Agenda

Dalam sambutannya, H. Markarius Anwar menyampaikan bahwa turnamen ini diharapkan menjadi pemantik atau trigger bagi kader PKS untuk semakin membudayakan pola hidup sehat.

Menurutnya, dampak positif kegiatan ini bahkan sudah terlihat sejak rencana turnamen mulai disosialisasikan sekitar tiga bulan sebelumnya. Sejumlah DPC secara mandiri telah menggelar pertandingan persahabatan sebagai bentuk persiapan sekaligus membangun antusiasme kader.

Ke depan, ia juga menggagas kegiatan olahraga bersama kader yang dapat difasilitasi oleh Binapora DPD PKS Kota Pekanbaru.

Melalui kegiatan tersebut, para kader dapat berkumpul di satu lokasi, sementara masing-masing bebas memilih jenis olahraga yang ingin dilakukan. Binapora akan mendukung fasilitas pendukung, termasuk penyediaan water station.

Pesan yang disampaikan cukup sederhana, tetapi bermakna: kader tidak hanya dituntut aktif dalam aktivitas organisasi, tetapi juga perlu menjaga kebugaran dan kekuatan fisiknya.

“Sesungguhnya kader yang kuat lebih dicintai,” menjadi semangat yang ingin dibangun melalui gerakan olahraga bersama tersebut.

Antusiasme DPC Melampaui Ekspektasi

Ketua Binapora DPD PKS Kota Pekanbaru, H. Firmansyah, Lc., M.H., mengaku sangat puas dengan antusiasme seluruh peserta. Ia mengapresiasi keseriusan DPC dalam menyambut program kerja Binapora, bahkan jauh sebelum hari pelaksanaan.

“Saya sangat senang dengan antusiasme DPC atas program kerja Binapora DPD PKS Kota Pekanbaru ini. Ada beberapa DPC yang langsung membuat jersey begitu mengetahui akan ada turnamen. Bahkan, ada juga yang belum memiliki jersey tetapi memilih menyewa agar bisa tampil maksimal dalam agenda kita ini,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan menyatakan kesiapan Binapora untuk kembali menggelar turnamen pada tahun mendatang.

Antusiasme tersebut menjadi salah satu indikator bahwa olahraga memiliki daya tarik tersendiri untuk membangun kedekatan dan kekompakan antarkader.

Profesional, Kompetitif, tetapi Tetap Menjaga Nilai

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Agus Yoni PW, M.Pd., yang akrab disapa Warok, atau bang Gondrong, menjelaskan bahwa panitia berupaya menghadirkan turnamen dengan pengelolaan yang profesional, tanpa menghilangkan suasana kekeluargaan.

“Kami sebagai panitia berusaha menghadirkan turnamen yang profesional. Karena itu, dalam kegiatan ini kami menyewa tim wasit yang telah memiliki lisensi PSSI. Kami juga berusaha menciptakan suasana yang kondusif agar pemain bisa bertanding dengan happy, meskipun berada dalam atmosfer kompetisi,” jelasnya.

Untuk mengabadikan setiap momen pertandingan, panitia juga menghadirkan fotografer profesional yang bertugas merekam aksi dan ekspresi para pemain selama berada di lapangan.

Agus berharap turnamen ini tidak berhenti sebagai agenda internal organisasi. Ia justru ingin setiap DPC terinspirasi untuk menyelenggarakan kegiatan serupa dengan melibatkan masyarakat umum di wilayah masing-masing.

Dengan demikian, olahraga dapat menjadi sarana memperluas silaturahmi, membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus melahirkan generasi yang sehat dan berprestasi.

Agus Yoni mengingatkan sebuah ungkapan klasik dari penyair Romawi, Juvenal, Mens sana in corpore sano, yang berarti di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.

Semangat tersebut juga sejalan dengan ajaran Islam sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah, namun pada keduanya ada kebaikan.” (HR. Muslim No. 2664).

Agus juga menegaskan bahwa kegiatan olahraga tetap harus berjalan seiring dengan nilai-nilai agama. Karena itu, panitia mewajibkan seluruh pemain menjaga ketentuan menutup aurat, termasuk menggunakan celana yang panjangnya di bawah lutut.

“Jangan sampai dengan alasan olahraga, kita justru mengabaikan batasan yang telah diatur oleh agama yang kita imani,” tambah Agus saat dia dihubungi dan dalam perjalanan menuju Sumatra barat untuk mengikuti event Geopark Series, MGR Half Maraton 21km.

Dari Tiga Jam Menjadi Lima Jam: Ketatnya Persaingan di Lapangan

Salah satu hal menarik dalam turnamen ini adalah durasi pelaksanaan yang ternyata jauh melampaui jadwal awal.

Semula, kegiatan dirancang berlangsung selama tiga jam, termasuk sambutan dan rangkaian acara pembukaan. Namun, ketatnya persaingan antar tim membuat turnamen berlangsung hingga sekitar lima jam.

Kekuatan tim yang relatif berimbang menyebabkan sejumlah pertandingan berakhir dengan skor imbang. Alhasil, adu penalti menjadi penentu untuk menentukan tim yang berhak melangkah ke babak berikutnya.

Ketegangan mencapai puncaknya pada partai final yang mempertemukan DPC PKS Sukajadi melawan DPC PKS Binawidya.

Setelah beberapa kali adu penalti dan kedudukan masih belum berubah, pertandingan akhirnya memasuki situasi yang cukup unik: tos koin untuk menentukan pilihan sebagai penjaga gawang atau penendang penalti.

DPC Sukajadi akhirnya mendapatkan kesempatan memilih dan memutuskan menjadi tim penendang.

Suasana di sekitar lapangan mendadak berubah. Pemain dan supporter yang mengelilingi arena seolah menahan napas. Riuh dukungan berganti menjadi keheningan. Masing-masing menyimpan harapan dan doa untuk kemenangan tim kebanggaannya.

Lalu, sebuah tendangan dilepaskan.

“Jebret… GOLLLL! Allahu Akbar!”

Teriakan kemenangan langsung menggema. DPC Sukajadi berhasil menjebol gawang DPC Binawidya dan memastikan diri mencetak sejarah sebagai juara pertama Turnamen Mini Soccer Perdana DPD PKS Kota Pekanbaru.

Sebuah akhir yang dramatis untuk pertandingan yang memperlihatkan betapa tipisnya perbedaan kekuatan kedua tim.

Sukajadi Raih Gelar Juara Perdana

Setelah melalui rangkaian pertandingan yang kompetitif dan penuh dinamika, berikut hasil akhir turnamen:

Juara I – DPC PKS Sukajadi

Piala

Mock-up

Medali

Uang pembinaan Rp2.000.000

Juara II – DPC PKS Binawidya

Mock-up

Medali

Uang pembinaan Rp1.500.000

Juara III – DPC PKS Rumbai Barat

Mock-up

Medali

Uang pembinaan Rp1.000.000

Penyerahan hadiah dilakukan oleh Muhammad Isa Lahamid selaku Ketua DPRD Kota Pekanbaru, H. Firmansyah selaku Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Pekanbaru, serta Dian Suheri selaku Sekretaris DPD PKS Kota Pekanbaru.

Ketua DPC PKS Sukajadi, Taufik Iswandi, menyampaikan rasa puas dan apresiasinya terhadap penyelenggaraan turnamen. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Binapora dan seluruh jajaran pengurus DPD PKS Kota Pekanbaru yang telah menghadirkan kegiatan sebesar ini.

Saat dihubungi setelah memastikan kemenangan timnya, Taufik sempat melontarkan candaan khas seorang juara.

“Maaf slow respon, di pucuk dingin dan tidak ada sinyal, sedang mau tidur nyenyak beberapa hari ke depan… heee,” ujarnya sambil tertawa bahagia.

Sebuah respons ringan yang menggambarkan kebahagiaan setelah perjuangan panjang di lapangan.

Menang Membawa Piala, Pulang Membawa Kebersamaan

Turnamen Mini Soccer Perdana DPD PKS Kota Pekanbaru ini pada akhirnya bukan hanya tentang siapa yang mengangkat piala atau siapa yang harus puas menjadi runner-up.

Ada semangat kebersamaan yang terbangun, persahabatan antar DPC yang semakin erat, antusiasme kader terhadap olahraga, serta pengalaman berharga yang dibawa pulang oleh seluruh peserta.

Di lapangan, setiap tim memang datang dengan ambisi untuk menang. Namun, setelah peluit akhir berbunyi, semua kembali menjadi bagian dari keluarga besar yang sama.

Harapannya, semangat ini tidak berhenti di Garuda Sakti Minisoccer. Justru dari lapangan inilah gerakan olahraga dapat tumbuh lebih luas, menjangkau masyarakat, dan melahirkan semakin banyak generasi yang sehat, kuat, serta berprestasi.

Karena sejatinya, kemenangan terbesar bukan hanya ketika berhasil mencetak gol, melainkan ketika kita berhasil membangun kebersamaan dan menjaga semangat hidup sehat.

Salam olahraga. Start Happy, Play Fair, Stay Healthy!

Aditya Baso
Author: Aditya Baso

Newbie

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *