Advertisement

Program “Pulang Basamo” 2026 Siapkan Ratusan Bus ke Sumbar.

AKTAMEDIA.COM, JAKARTA – Ribuan Perantau Minang Pulang Kampung Gratis! Program “Pulang Basamo” 2026 Siapkan Ratusan Bus ke Sumbar.

Tradisi pulang kampung bagi masyarakat Minangkabau kembali terasa istimewa tahun ini. Program mudik gratis “Pulang Basamo 2026” kembali digelar untuk memfasilitasi ribuan perantau Minang yang ingin kembali ke kampung halaman di Sumatera Barat menjelang Lebaran. Program ini disambut antusias oleh para perantau, terutama yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya, karena memberikan kesempatan pulang kampung tanpa biaya transportasi.

Program Pulang Basamo tahun ini digagas oleh anggota DPR RI dari Sumatera Barat, Andre Rosiade. Ia menyiapkan sekitar 250 unit bus yang akan mengangkut lebih dari 12.000 pemudik menuju berbagai daerah di Sumatera Barat. Keberangkatan dijadwalkan dari kawasan Kompleks Parlemen Senayan di Jakarta menuju kota-kota tujuan seperti Padang, Bukittinggi, dan sejumlah daerah lain di Ranah Minang.

Keberangkatan mudik gratis ini dibagi menjadi dua gelombang agar perjalanan lebih tertata dan nyaman. Gelombang pertama diberangkatkan pada 8 Maret 2026 dengan sekitar 100 bus, sementara gelombang kedua dijadwalkan pada 15 Maret 2026 dengan sekitar 150 bus. Ribuan perantau yang telah mendaftar sebelumnya akan diberangkatkan secara bertahap menuju kampung halaman masing-masing.

Bagi masyarakat Minangkabau, tradisi “pulang basamo” bukan sekadar perjalanan mudik biasa. Tradisi ini memiliki makna budaya yang kuat karena menjadi momentum berkumpul kembali dengan keluarga, sanak saudara, serta masyarakat nagari setelah lama merantau. Tidak heran jika setiap tahun program ini selalu mendapat sambutan hangat dari perantau Minang di berbagai kota besar.
Selain mempererat silaturahmi, program mudik gratis ini juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi daerah. Kedatangan ribuan perantau saat Lebaran biasanya meningkatkan aktivitas ekonomi di kampung halaman, mulai dari perdagangan, pariwisata hingga usaha kecil masyarakat di berbagai daerah Sumatera Barat.

Sebagai bagian dari tradisi merantau masyarakat Minangkabau, program Pulang Basamo menjadi simbol kuatnya hubungan perantau dengan kampung halaman. Dengan adanya fasilitas mudik gratis ini, ribuan perantau dapat kembali merasakan suasana Lebaran bersama keluarga di Ranah Minang tanpa harus terbebani biaya perjalanan yang besar.

Steven
Author: Steven

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *