Advertisement

Museum Bungo mendapat Hibah Tambahan Koleksi

Bungo-Kebahagiaan terpancar dari Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Bungo, Bapak Endy,S.Pd.,M.Pd. hal ini disebabkan adanya hibah benda-benda kuno dari Pusat Data Artefak dan Sejarah Nusantara (PUDAS), Selasa, 11 November 2025. Sedikitnya ada 31 buah benda-benda temuan PUDAS yang dihibahkan ke Museum guna dijadikan koleksi dan sebagai bahan edukasi. Ada Keramik dari era dinasti Tang dan dinasti Song kemudian Koin-Koin dari era Kesultanan Jambi, Koin Tiongkok, Koin Melayu pada era Sriwijaya serta benda lainnya dengan berbagai cerita didalamnya.

“Benda-Benda ini kami hibahkan ke Museum Bungo agar menambah koleksinya. Benda ini temuan di wilayah Sungai Batanghari” ungkap Via Dicky dari PUDAS.

 

Kegiatan ini adalah rangkaian dari acara Focus Grup Diskusi (FGD) tentang Jejak Sejarah Perjuangan Raden Hamzah. Kegiatan yang merupakan kolaborasi Pusat Kajian Sejarah dan Kebudayaan Melayu Jambi dengan Museum Juang Bungo. FGD ini dihadiri oleh peserta yang berasal dari guru-guru diwilayah Kabupaten Bungo.

“Raden Hamzah adalah salah seorang pejuang yang gugur di Dusun Tuo Lubuk Mengkuang, Kabupaten Bungo, sepatutnya kita bangga dan kita dorong agar menjadi Pahlawan Nasional” ungkap Dr.Drs.H.Yusdi Anra,M.Pd. salah seorang narasumber.

FGD ini menyimpulkan dan merekomendasi beberapa hal diantaranya mendorong pemerintah Kabupaten Bungo untuk mendukung pengusulan Raden Hamzah sebagai Pahlawan Nasional. Selanjutnya menjadikan sejarah kabupaten Bungo dan para pejuangnya sebagai mata pelajaran muatan lokal di sekolah-sekolah. Selain itu, agar museum menjadi kunjungan wajib dan dapat menambah koleksi dengan berbagai benda maka diusulkan agar namanya diubah yang semula Museum Juang Bungo menjadi Museum Daerah Bungo Raden Hamzah. (Tim)

Robi Susanto
Author: Robi Susanto

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *