AKTAMEDIA.COM – Hujan deras disertai angin kencang dan petir melanda sejumlah wilayah Kota Medan, Sumatera Utara, pada Selasa (18/8/2026) malam. Cuaca ekstrem yang berlangsung sekitar pukul 19.00 hingga 21.00 WIB tersebut menyebabkan rumah warga rusak, pohon tumbang, hingga sejumlah fasilitas mengalami kerusakan.
Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara, sedikitnya 11 rumah warga mengalami kerusakan dan 39 jiwa terdampak. Kerusakan tersebut tersebar di lima kecamatan, yakni Medan Johor, Medan Helvetia, Medan Timur, Medan Barat, dan Medan Sunggal. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.
Dampak paling banyak tercatat di Kecamatan Medan Johor. Di Kelurahan Suka Maju, tepatnya di Jalan STM Ujung, empat rumah mengalami kerusakan. Sementara di Medan Helvetia, tiga rumah terdampak di kawasan Jalan Gaperta Ujung dan Jalan Parawitayasa.
Kerusakan juga dilaporkan di Medan Timur dengan dua rumah terdampak. Sementara Medan Barat dan Medan Sunggal masing-masing mencatat satu rumah rusak berdasarkan pendataan BPBD.
Selain lima kecamatan tersebut, laporan lapangan juga menunjukkan dampak cukup besar di Kecamatan Medan Amplas. Sekitar 15 hingga 20 rumah dilaporkan mengalami kerusakan di Kelurahan Timbang Deli, Harjosari I, dan Harjosari II. Sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap rumah yang terlepas atau diterbangkan angin.
Di Kelurahan Babura Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, warga juga melaporkan seng beterbangan akibat hembusan angin yang kencang. Seorang warga Jalan Sei Bilah, Madin, mengatakan dirinya sempat panik ketika melihat seng beterbangan dari salah satu bangunan saat petir terdengar berulang kali.
Tidak hanya rumah warga, cuaca ekstrem tersebut juga menyebabkan banyak pohon tumbang di berbagai ruas jalan Kota Medan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan mencatat sedikitnya 30 pohon tumbang di 27 lokasi. Petugas kemudian melakukan evakuasi dan pembersihan pohon yang mengganggu jalan maupun fasilitas umum.
Sejumlah lokasi yang dilaporkan mengalami pohon tumbang antara lain Jalan Kapten Maulana Lubis, Jalan Karya, Jalan H.M. Said, Jalan H.M. Yamin, Jalan Jawa, Jalan Budi Pembangunan, Jalan Yos Sudarso, Jalan Ngumban Surbakti, Jalan Semeru, Jalan Mahkamah Ujung, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Bilal Ujung, Jalan Denai, dan Jalan STM Atas.
Di kawasan Jalan Budi Pembangunan, Medan Barat, sebuah pohon besar bahkan tumbang dan menimpa kendaraan dinas milik Ketua DPRD Kota Medan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.
Sementara di Medan Amplas, tepatnya Jalan Bajak V, sebuah kubah masjid dilaporkan ambruk akibat diterjang angin kencang. Sejumlah atap rumah warga di kawasan Parit Inpres, Kelurahan Timbang Deli, juga mengalami kerusakan.
Cuaca ekstrem tersebut juga sempat menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah. Namun, kondisi kemudian berangsur normal setelah hujan dan angin mereda.
BPBD dan petugas terkait masih melakukan penanganan di sejumlah lokasi terdampak. Selain membersihkan pohon tumbang dan puing bangunan, petugas juga memasang tenda pengungsian serta tenda posko untuk mendukung penanganan warga terdampak.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan deras dan angin kencang yang masih dapat terjadi di wilayah Sumatera Utara. Kondisi cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang.













Leave a Reply