{"id":9922,"date":"2026-03-15T10:16:34","date_gmt":"2026-03-15T10:16:34","guid":{"rendered":"https:\/\/aktamedia.com\/?p=9922"},"modified":"2026-03-15T10:16:34","modified_gmt":"2026-03-15T10:16:34","slug":"lagu-religi-paling-menggetarkan-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-by-chrisye","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/lagu-religi-paling-menggetarkan-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-by-chrisye\/","title":{"rendered":"Lagu Religi Paling Menggetarkan &#8221; Ketika Tangan dan Kaki Berkata\u201d By Chrisye"},"content":{"rendered":"<p>AKTAMEDIA.COM, JAKARTA &#8211; Suatu ketika, Chrisye merasakan dorongan batin yang kuat untuk membuat sebuah lagu religi. Setelah melalui proses kreatif, terciptalah sebuah melodi lagu yang mengalun lembut dan indah. <\/p>\n<p>Chrisye merasa melodi lagu tersebut harus diisi dengan lirik yang bagus: kata-katanya kuat sekaligus mengandung makna religi yang dalam. Kendalanya, ia merasa tak cukup mampu menulis lirik religius yang bagus.<\/p>\n<p>Crhisye kemudian meminta bantuan penyair besar tanah air, Taufik Ismail, untuk menuliskan liriknya. <\/p>\n<p>Taufik Ismail mendengarkan alunan melodi tersebut lalu tertegun. Merasa ada semacam kekuatan magis dalam rangkaian nada ciptaan Chrisye itu. <\/p>\n<p>Oleh karena itu, Taufik Ismail tak mau membuat lirik asal jadi. Maka ia meminta waktu satu bulan supaya bisa menulis lirik yang bagus sebagaimana yang diinginkan Chrisye.<\/p>\n<p>Akan tetapi, ternyata Taufik Ismail pun kesulitan menuliskan lirik yang benar-benar memuaskan. Berkali-kali ia tulis, berkali-kali pula ia merasa tidak puas. Sebab baginya, membuat lirik religius bukan sekadar menulis tentang surga dan neraka, melainkan bagaimana mencoba menafsirkan bisikan Tuhan dengan bahasa manusia. <\/p>\n<p>Karena merasa buntu, akhirnya ia tinggalkan dulu pekerjaan itu, seraya berharap nanti akan muncul ide yang lebih bagus. Ia pun beralih fokus mengerjakan pekerjaan lain.<\/p>\n<p>Beberapa hari menjelang deadline yang disepakati, Chrisye menelpon Taufik, menanyakan perkembangan pembuatan lirik lagu tersebut. Taufik minta maaf karena belum menyelesaikannya, tetapi berjanji akan menyerahkannya sesuai waktu yang disepakati. <\/p>\n<p>Taufik pun kembali mencoba menulis. Tapi tetap buntu. Lembar kertas kosong di hadapannya tak kunjung bisa ia tulis dengan guratan syair. Hingga akhirnya Taufik hampir menyerah. Namun ia teringat janjinya pada Chrisye yang bagaimana pun juga harus ditepati. <\/p>\n<p>Dalam situasi kritis begitu, kemudian sesuatu yang ajaib terjadi. <\/p>\n<p>Taufik shalat. Usai shalat, ia membaca Alquran, Surat Yasin. Sampai di ayat 65, dadanya bergetar membaca terjemahannya: <\/p>\n<p>\u201cPada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkata kepada Kami tangan mereka, dan kaki mereka memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.\u201d<\/p>\n<p>Taufik seketika mendapatkan ide yang sangat kuat. Tiba-tiba inspirasi mengalir deras. Ia menulis tanpa merasakan kendala lagi. Maka lahirlah baris-baris lirik lagu religi yang kelak akan membuat orang yang mendengarkannya terdiam merenung. <\/p>\n<p>Ketika lirik lagu itu diserahkan kepada Chrisye, ia tercenung usai membacanya, dadanya sesak. Begitu dipadukan dengan melodi dan musik, sang penyanyi merasa lagu ini begitu kuat mempengaruhi jiwanya. Lirik-lirik yang terinspirasi dari Surat Yasin ayat 65 itu mengaduk-aduk nuraninya begitu hebat. Hatinya bergetar luar biasa. <\/p>\n<p>Kondisi itu kemudian menyebabkan Chrisye kesulitan menjalani proses rekaman. <\/p>\n<p>Ia sudah berdiri dalam studio, di depan perangkat rekaman, siap untuk take vocal. <\/p>\n<p>Intro music mengalun syahdu. <\/p>\n<p>Begitu masuk ke bagian vocal, Chrisye menguatkan hatinya supaya bisa menyanyi dengan baik, sebagaimana ratusan kali rekaman yang telah ia jalani sepanjang karirnya.<\/p>\n<p>\u201cAkan datang hari \u2026 mulut dikunci \u2026 kata tak ada lagi.&#8221;<\/p>\n<p>\u201cAkan tiba masa \u2026 tak ada suara \u2026 dari mulut kita.&#8221;<\/p>\n<p>Lalu terhenti. Tiba-tiba Chrisye terisak-isak. Tubuhnya berguncang. Air matanya tak terbendung. Ia tak mampu melanjutkan ke bait berikutnya. <\/p>\n<p>Setelah agak tenang, take vocal diulang. Namun hal sama terjadi. Crisye kembali terhenti hanya sampai bait kedua. Setiap kali diulang, Chrisye tetap tak mampu bernyanyi tanpa menangis.<\/p>\n<p>Produser dan para musisi yang mengiringi rekaman pun bingung. Bagaimana akan selesai rekaman kalau Chrisye tak bisa bernyanyi sampai selesai.<\/p>\n<p>Akhirnya Yanti Noor&#8211;istri Chrisye\u2014turun tangan. Iya tenangkan suaminya. Memintanya berwudhu lalu shalat sunat\u2014agar tenang. <\/p>\n<p>Setelah shalat, rekaman kembali dilanjutkan. Semua yang hadir di studio berdebar-debar menunggu Chrisye menyanyi. Khawatir sang penyanyi kembali tak mampu menyelesaikan seluruh bait sampai akhir. <\/p>\n<p>Namun kali ini Chrisye berhasil mengendalikan dirinya. Ia bernyanyi sepenuh hati dengan penghayatan total. Penghayatan yang benar-benar berasal dari jiwa yang tersentuh oleh makna lirik yang begitu dahsyat. <\/p>\n<p>Akan datang hari<br \/>\nMulut dikunci<br \/>\nKata tak ada lagi<\/p>\n<p>Akan tiba masa<br \/>\nTak ada suara<br \/>\nDari mulut kita<\/p>\n<p>Berkata tangan kita<br \/>\nTentang apa yang dilakukannya<br \/>\nBerkata kaki kita<br \/>\nKemana saja dia melangkahnya<\/p>\n<p>Tidak tahu kita<br \/>\nBila harinya<br \/>\nTanggung jawab tiba<\/p>\n<p>Rabbana<br \/>\nTangan kami<br \/>\nKaki kami<br \/>\nMulut kami<br \/>\nMata hati kami<\/p>\n<p>Luruskanlah<br \/>\nKukuhkanlah<br \/>\nDi jalan cahaya<br \/>\nSempurna<\/p>\n<p>Mohon karunia<br \/>\nKepada kami<br \/>\nHambaMu yang hina<\/p>\n<p>Selesai menyanyikan bait terakhir, Chrisye kembali menangis sesegukan dalam pelukan sang istri. Ia benar-benar terguncang oleh lirik lagu karya Taufik Ismail itu.<\/p>\n<p>Air mata itu bukan karena sedih, tapi karena merasa kecil di hadapan Tuhan. <\/p>\n<p>Ketika diminta mengulangi untuk mendapatkan hasil rekaman terbaik, Crisye merasa tak sanggup lagi. <\/p>\n<p>Ia menolak mengulang. Ia tahu, lagu itu tak akan pernah lagi mampu ia nyanyikan dengan utuh hingga akhir hayat. <\/p>\n<p>*****<\/p>\n<p>Setelah Chrisye wafat, Yanti Noor bercerita, setiap nada yang keluar dari suara Chrisye saat itu bukan sekedar lagu, tapi doa yang disampaikan lewat nyanyian jiwa.<\/p>\n<p>Karena itulah, lagu itu jarang sekali dibawakan di atas panggung. Menurut Yanti, \u201clagu itu terlalu khusyuk untuk konser.\u201d<\/p>\n<p>Bagi Chrisye, \u201cKetika Tangan dan Kaki Berkata\u201d bukan puncak karier, tapi puncak kesadaran. Lagu itu menandai titik balik perjalanan spiritualnya. Di sana, Chrisye tidak sedang bernyanyi untuk penggemar, tapi untuk dirinya sendiri&#8211;dan untuk Sang Pengadil Terakhir yang sesungguhnya tak pernah diam dan maha mengetahui segala sesuatu.<\/p>\n<p>Kini, siapa saja yang mendengar lagu itu dengan hati, akan menunduk, teringat dosa-dosa diri, terbayang saat mulut tak lagi bisa berkata apa-apa. Musiknya lembut, tapi menembus hati seperti doa seorang hamba yang tulus mengakui dosanya: \u201cInilah hambamu yang hina, Tuhan. Ampunilah.\u201d<\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\nFilm biopic perjalanan hidup penyanyi legendaris Indonesia, Almarhum Haji Chrismansyah Rahadi atau yang dikenal dengan nama panggung, Chrisye.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>AKTAMEDIA.COM, JAKARTA &#8211; Suatu ketika, Chrisye merasakan dorongan batin yang kuat untuk membuat sebuah lagu religi. Setelah melalui proses kreatif, terciptalah sebuah melodi lagu yang mengalun lembut dan indah. Chrisye merasa melodi lagu tersebut harus diisi dengan lirik yang bagus: kata-katanya kuat sekaligus mengandung makna religi yang dalam. Kendalanya, ia merasa tak cukup mampu menulis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":39,"featured_media":9923,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[30,1026],"tags":[3124,3125,2592],"class_list":["post-9922","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-humaniora","category-literasi-dakwah","tag-chrisye","tag-ketika-tangan-dan-kaki-berkata","tag-taufik-ismail"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Lagu Religi Paling Menggetarkan &quot; Ketika Tangan dan Kaki Berkata\u201d By Chrisye - www.aktamedia.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/lagu-religi-paling-menggetarkan-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-by-chrisye\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Lagu Religi Paling Menggetarkan &quot; Ketika Tangan dan Kaki Berkata\u201d By Chrisye - www.aktamedia.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"AKTAMEDIA.COM, JAKARTA &#8211; Suatu ketika, Chrisye merasakan dorongan batin yang kuat untuk membuat sebuah lagu religi. Setelah melalui proses kreat\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/lagu-religi-paling-menggetarkan-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-by-chrisye\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"www.aktamedia.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-15T10:16:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/FB_IMG_1773569464265.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Steven\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Steven\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/lagu-religi-paling-menggetarkan-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-by-chrisye\/\",\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/lagu-religi-paling-menggetarkan-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-by-chrisye\/\",\"name\":\"Lagu Religi Paling Menggetarkan \\\" Ketika Tangan dan Kaki Berkata\u201d By Chrisye - www.aktamedia.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/lagu-religi-paling-menggetarkan-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-by-chrisye\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/lagu-religi-paling-menggetarkan-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-by-chrisye\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/FB_IMG_1773569464265.jpg\",\"datePublished\":\"2026-03-15T10:16:34+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/67dfddad3a60b5d2e174ec8e3bd8d7f3\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/lagu-religi-paling-menggetarkan-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-by-chrisye\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/lagu-religi-paling-menggetarkan-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-by-chrisye\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/lagu-religi-paling-menggetarkan-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-by-chrisye\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/FB_IMG_1773569464265.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/FB_IMG_1773569464265.jpg\",\"width\":1024,\"height\":1536},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/lagu-religi-paling-menggetarkan-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-by-chrisye\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/aktamedia.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Lagu Religi Paling Menggetarkan &#8221; Ketika Tangan dan Kaki Berkata\u201d By Chrisye\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/\",\"name\":\"www.aktamedia.com\",\"description\":\"News &amp; Journal Reference\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/aktamedia.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/67dfddad3a60b5d2e174ec8e3bd8d7f3\",\"name\":\"Steven\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/71dacdf1066bf87765fca44f1bf24b46dd012a3c011f521c66c45997177d4eb2?s=96&r=g&d=https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/plugins\/userswp\/assets\/images\/no_profile.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/71dacdf1066bf87765fca44f1bf24b46dd012a3c011f521c66c45997177d4eb2?s=96&r=g&d=https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/plugins\/userswp\/assets\/images\/no_profile.png\",\"caption\":\"Steven\"},\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/profile\/fadli-asman\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Lagu Religi Paling Menggetarkan \" Ketika Tangan dan Kaki Berkata\u201d By Chrisye - www.aktamedia.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/lagu-religi-paling-menggetarkan-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-by-chrisye\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Lagu Religi Paling Menggetarkan \" Ketika Tangan dan Kaki Berkata\u201d By Chrisye - www.aktamedia.com","og_description":"AKTAMEDIA.COM, JAKARTA &#8211; Suatu ketika, Chrisye merasakan dorongan batin yang kuat untuk membuat sebuah lagu religi. Setelah melalui proses kreat","og_url":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/lagu-religi-paling-menggetarkan-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-by-chrisye\/","og_site_name":"www.aktamedia.com","article_published_time":"2026-03-15T10:16:34+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":1536,"url":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/FB_IMG_1773569464265.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Steven","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Steven","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/lagu-religi-paling-menggetarkan-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-by-chrisye\/","url":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/lagu-religi-paling-menggetarkan-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-by-chrisye\/","name":"Lagu Religi Paling Menggetarkan \" Ketika Tangan dan Kaki Berkata\u201d By Chrisye - www.aktamedia.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/lagu-religi-paling-menggetarkan-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-by-chrisye\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/lagu-religi-paling-menggetarkan-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-by-chrisye\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/FB_IMG_1773569464265.jpg","datePublished":"2026-03-15T10:16:34+00:00","author":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/67dfddad3a60b5d2e174ec8e3bd8d7f3"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/lagu-religi-paling-menggetarkan-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-by-chrisye\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/lagu-religi-paling-menggetarkan-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-by-chrisye\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/lagu-religi-paling-menggetarkan-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-by-chrisye\/#primaryimage","url":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/FB_IMG_1773569464265.jpg","contentUrl":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/FB_IMG_1773569464265.jpg","width":1024,"height":1536},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/03\/15\/lagu-religi-paling-menggetarkan-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-by-chrisye\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/aktamedia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Lagu Religi Paling Menggetarkan &#8221; Ketika Tangan dan Kaki Berkata\u201d By Chrisye"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#website","url":"https:\/\/aktamedia.com\/","name":"www.aktamedia.com","description":"News &amp; Journal Reference","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/aktamedia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/67dfddad3a60b5d2e174ec8e3bd8d7f3","name":"Steven","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/71dacdf1066bf87765fca44f1bf24b46dd012a3c011f521c66c45997177d4eb2?s=96&r=g&d=https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/plugins\/userswp\/assets\/images\/no_profile.png","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/71dacdf1066bf87765fca44f1bf24b46dd012a3c011f521c66c45997177d4eb2?s=96&r=g&d=https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/plugins\/userswp\/assets\/images\/no_profile.png","caption":"Steven"},"url":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/profile\/fadli-asman\/"}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/FB_IMG_1773569464265.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9922","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/39"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9922"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9922\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9924,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9922\/revisions\/9924"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9923"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9922"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9922"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9922"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}