{"id":6452,"date":"2025-07-12T02:09:01","date_gmt":"2025-07-12T02:09:01","guid":{"rendered":"https:\/\/aktamedia.com\/?p=6452"},"modified":"2025-07-12T02:09:01","modified_gmt":"2025-07-12T02:09:01","slug":"adinegoro-jurnalis-global","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/12\/adinegoro-jurnalis-global\/","title":{"rendered":"Djamaluddin Adinegoro: Pelayar Pena dan Analist Global yang Membangkitkan Nasionalisme"},"content":{"rendered":"<p>AKTAMEDIA.COM, Pekanbaru &#8211; 12 Juli 2025 \u2014 Dalam barisan tokoh kemerdekaan Indonesia, <strong>Djamaluddin Adinegoro<\/strong> menempati posisi unik sebagai wartawan, sastrawan, dan analis politik yang menyuarakan semangat kebangsaan lewat tulisan dan perjalanan ilmiah. Lahir sebagai Achmad Djamaluddin pada 14 Agustus 1904 di Talawi, Sawahlunto, ia menggunakan nama pena Adinegoro agar bisa meneruskan gairah menulisnya tanpa terciduk sensor saat masih belajar di STOVIA.<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p><strong>Sub\u2011Judul 1: Dari STOVIA ke Berlin\u2014Perjalanan Menuju Kepekaan Global<\/strong><\/p>\n<p>Meski menempuh pendidikan kedokteran di STOVIA (1918\u20131925), Adinegoro lebih terpanggil mengikuti dunia jurnalistik. Ia kemudian merantau ke Eropa\u2014terutama Jerman dan Belanda (1926\u20131930)\u2014belajar jurnalistik, kartografi, geografi, hingga geopolitik. Di Berlin, meditasi ilmiah dan kerja jurnalistiknya membuka pandangan luas mengenai dunia kolonialisme, yang kemudian disalurkan melalui tulisan\u2011tulisan di Pandji Pustaka dan buku Kembali dari Perlawatan ke Europa.<\/p>\n<hr \/>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-6460 aligncenter\" src=\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/1752285223037-300x170.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"170\" srcset=\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/1752285223037-300x170.jpeg 300w, https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/1752285223037.jpeg 663w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p><strong>Sub\u2011Judul 2: Menghidupkan Pers Modern di Tanah Air<\/strong><\/p>\n<p>Setiba di Indonesia pada 1931, Adinegoro menjabat pimpinan redaksi Panji Pustaka di Jakarta. Namun, setelah enam bulan ia hijrah menjadi redaktur utama di Pewarta Deli (Medan, 1932\u20131942), membawa revitalisasi dalam layout, konten, hingga sistem peta dan informasi visual yang saat itu langka dalam koran lokal.<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p><strong>Sub\u2011Judul 3: Pers sebagai Alat Perlawanan Kolonial<\/strong><\/p>\n<p>Selama masa kolonial dan pendudukan Jepang, Adinegoro memanfaatkan media\u2014termasuk Sumatra Shimbun\u2014sebagai platform kritik terhadap penjajahan. Ia sekaligus menjadi anggota dewan perwakilan provinsi Jepang (Shu Sangi Kai) dan Kepala Bagian Umum Badan Penasihat Sumatra, sebelum mendirikan cabang Antara di Sumatra untuk menyebarkan berita kemerdekaan setelah 17 Agustus 1945.<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p><strong>Sub\u2011Judul 4: Sastra yang Menyalakan Semangat Muda<\/strong><\/p>\n<p>Sebagai sastrawan, Adinegoro menulis novel Darah Muda (1931) dan Asmara Jaya (1932) melalui Balai Pustaka. Bukunya mengangkat tema konflik adat Minang versus modernisme, serta optimisme generasi muda\u2014sebuah metafora nasionalisme modern yang berkembang di kalangan intelektual muda Indonesia.<\/p>\n<hr \/>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-6461 aligncenter\" src=\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/images-16-300x200.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/images-16-300x200.jpeg 300w, https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/images-16.jpeg 678w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p><strong>Sub\u2011Judul 5: Bangun Jurnalistik Institusional &amp; Pendidikan<\/strong><\/p>\n<p>Pasca kemerdekaan, Adinegoro memimpin majalah Mimbar Indonesia (bersama Prof. Supomo, 1948\u20131950), lalu mendirikan Yayasan Pers Biro Indonesia (PIA) pada 1951 yang kemudian menjadi bagian dari LKBN Antara. Ia juga memprakarsai Sekolah Tinggi Publisistik di Jakarta dan fakultas jurnalistik di Universitas Padjadjaran Bandung \u2014 fondasi pendidikan jurnalistik nasional.<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p><strong>Sub\u2011Judul 6: Legasi Abadi sebagai Tokoh Pers Nasional<\/strong><\/p>\n<p>Adinegoro wafat pada 8 Januari 1967 di Jakarta, dan dimakamkan di TPU Karet Bivak. Namanya diabadikan sebagai tokoh pers di Monumen Pers Nasional, dan Anugerah Jurnalistik Adinegoro pun ditujukan kepada wartawan yang menunjukkan keberanian dan integritas tinggi. Ia juga diakui sebagai Perintis Pers Indonesia oleh PWI.<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p><strong>Djamaluddin Adinegoro<\/strong> adalah gambaran nyata bahwa perjuangan kemerdekaan bukan hanya terjadi di medan tempur, melainkan juga dari meja redaksi dan buku bacaan. Ia membuka cakrawala nasionalisme dengan analisis geopolitik dan liputan dunia melalui perspektif lokal. Pers yang digagasnya berhati sosial dan kritik, bukan hanya pelaporan fakta, tetapi penggerak kesadaran.<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p><strong>Pendapat Pribadi<\/strong><\/p>\n<p>Menurut saya, <strong>Adinegoro<\/strong> menunjukkan bahwa kata adalah senjata yang bisa menggugah kesadaran bangsa. Ia memperlihatkan bagaimana jurnalistik profesional berpadu dengan pemahaman global bisa membentuk opini publik dan memicu solidaritas nasional. Pelajaran utamanya: kebebasan informasi dan intelektualitas berintegritas adalah landasan kemerdekaan abadi.<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p><strong>Daftar Sumber Referensi<\/strong><\/p>\n<p>&#8211; Wikipedia English \u2013 Djamaluddin Adinegoro (biografi, pendidikan Eropa, karier pers)<\/p>\n<p>&#8211; Merdeka.com \u2013 Mengenal sosok wartawan dan sastrawan Indonesia asal Sumatera Barat<\/p>\n<p>&#8211; Kompas \u2013 Biografi singkat Djamaluddin Adinegoro<\/p>\n<p>&#8211; Mix.co.id \u2013 Peran Adinegoro dalam perjuangan kemerdekaan melalui pers<\/p>\n<p>&#8211; Kompas dan Harian Haluan \u2013 Kiprah pers dan kepemimpinan redaksional Adinegoro<\/p>\n<p>&#8211; Journal Univet Bantara \u2013 Adinegoro: Pelopor Perjuangan Pena<\/p>\n<p>&#8211; Wikipedia &amp; Good News Indonesia \u2013 Legasi pendidikan jurnalistik dan penghargaan Adinegoro<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>AKTAMEDIA.COM, Pekanbaru &#8211; 12 Juli 2025 \u2014 Dalam barisan tokoh kemerdekaan Indonesia, Djamaluddin Adinegoro menempati posisi unik sebagai wartawan, sastrawan, dan analis politik yang menyuarakan semangat kebangsaan lewat tulisan dan perjalanan ilmiah. Lahir sebagai Achmad Djamaluddin pada 14 Agustus 1904 di Talawi, Sawahlunto, ia menggunakan nama pena Adinegoro agar bisa meneruskan gairah menulisnya tanpa terciduk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":71,"featured_media":6465,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[28],"tags":[2068,1050,2069,1333],"class_list":["post-6452","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-profil","tag-djamaluddin-adinegoro","tag-jurnalis","tag-pers","tag-tokoh-inspiratif"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Djamaluddin Adinegoro: Pelayar Pena dan Analist Global yang Membangkitkan Nasionalisme - www.aktamedia.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/12\/adinegoro-jurnalis-global\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Djamaluddin Adinegoro: Pelayar Pena dan Analist Global yang Membangkitkan Nasionalisme - www.aktamedia.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"AKTAMEDIA.COM, Pekanbaru &#8211; 12 Juli 2025 \u2014 Dalam barisan tokoh kemerdekaan Indonesia, Djamaluddin Adinegoro menempati posisi unik sebagai warta\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/12\/adinegoro-jurnalis-global\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"www.aktamedia.com\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/share\/1GdzAozXqu\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-12T02:09:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/images-15.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Aditya Baso\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Aditya Baso\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/12\/adinegoro-jurnalis-global\/\",\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/12\/adinegoro-jurnalis-global\/\",\"name\":\"Djamaluddin Adinegoro: Pelayar Pena dan Analist Global yang Membangkitkan Nasionalisme - www.aktamedia.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/12\/adinegoro-jurnalis-global\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/12\/adinegoro-jurnalis-global\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/images-15.jpeg\",\"datePublished\":\"2025-07-12T02:09:01+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/f17bcd0dbabe436a9576f550cb4f491b\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/12\/adinegoro-jurnalis-global\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/12\/adinegoro-jurnalis-global\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/12\/adinegoro-jurnalis-global\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/images-15.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/images-15.jpeg\",\"width\":700,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/12\/adinegoro-jurnalis-global\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/aktamedia.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Djamaluddin Adinegoro: Pelayar Pena dan Analist Global yang Membangkitkan Nasionalisme\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/\",\"name\":\"www.aktamedia.com\",\"description\":\"News &amp; Journal Reference\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/aktamedia.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/f17bcd0dbabe436a9576f550cb4f491b\",\"name\":\"Aditya Baso\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/17506700045522826712049658479495_uwp_avatar_thumb.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/17506700045522826712049658479495_uwp_avatar_thumb.jpg\",\"caption\":\"Aditya Baso\"},\"description\":\"Newbie\",\"sameAs\":[\"http:\/\/aktamedia.com\",\"https:\/\/www.facebook.com\/share\/1GdzAozXqu\/\"],\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/profile\/aditya\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Djamaluddin Adinegoro: Pelayar Pena dan Analist Global yang Membangkitkan Nasionalisme - www.aktamedia.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/12\/adinegoro-jurnalis-global\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Djamaluddin Adinegoro: Pelayar Pena dan Analist Global yang Membangkitkan Nasionalisme - www.aktamedia.com","og_description":"AKTAMEDIA.COM, Pekanbaru &#8211; 12 Juli 2025 \u2014 Dalam barisan tokoh kemerdekaan Indonesia, Djamaluddin Adinegoro menempati posisi unik sebagai warta","og_url":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/12\/adinegoro-jurnalis-global\/","og_site_name":"www.aktamedia.com","article_author":"https:\/\/www.facebook.com\/share\/1GdzAozXqu\/","article_published_time":"2025-07-12T02:09:01+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/images-15.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Aditya Baso","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Aditya Baso","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/12\/adinegoro-jurnalis-global\/","url":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/12\/adinegoro-jurnalis-global\/","name":"Djamaluddin Adinegoro: Pelayar Pena dan Analist Global yang Membangkitkan Nasionalisme - www.aktamedia.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/12\/adinegoro-jurnalis-global\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/12\/adinegoro-jurnalis-global\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/images-15.jpeg","datePublished":"2025-07-12T02:09:01+00:00","author":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/f17bcd0dbabe436a9576f550cb4f491b"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/12\/adinegoro-jurnalis-global\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/12\/adinegoro-jurnalis-global\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/12\/adinegoro-jurnalis-global\/#primaryimage","url":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/images-15.jpeg","contentUrl":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/images-15.jpeg","width":700,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/12\/adinegoro-jurnalis-global\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/aktamedia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Djamaluddin Adinegoro: Pelayar Pena dan Analist Global yang Membangkitkan Nasionalisme"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#website","url":"https:\/\/aktamedia.com\/","name":"www.aktamedia.com","description":"News &amp; Journal Reference","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/aktamedia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/f17bcd0dbabe436a9576f550cb4f491b","name":"Aditya Baso","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/17506700045522826712049658479495_uwp_avatar_thumb.jpg","contentUrl":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/17506700045522826712049658479495_uwp_avatar_thumb.jpg","caption":"Aditya Baso"},"description":"Newbie","sameAs":["http:\/\/aktamedia.com","https:\/\/www.facebook.com\/share\/1GdzAozXqu\/"],"url":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/profile\/aditya\/"}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/images-15.jpeg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6452","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/71"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6452"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6452\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6466,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6452\/revisions\/6466"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6465"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6452"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6452"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6452"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}