{"id":6257,"date":"2025-07-08T08:29:55","date_gmt":"2025-07-08T08:29:55","guid":{"rendered":"https:\/\/aktamedia.com\/?p=6257"},"modified":"2025-07-09T08:36:18","modified_gmt":"2025-07-09T08:36:18","slug":"bagindo-azizchan-mati-atau-padang-merdeka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/08\/bagindo-azizchan-mati-atau-padang-merdeka\/","title":{"rendered":"Bagindo Azis Chan: Walikota Gugur demi Padang Merdeka"},"content":{"rendered":"<p>AKTAMEDIA.COM, Pekanbaru &#8211; 8 Juli2 025 \u2014 Di tengah gemuruh perlawanan kemerdekaan Indonesia, muncul figur pemimpin muda yang berani dan tegas. Ia bukan pejuang bersenjata di garis depan, tapi figur publik yang rela memberi nyawa untuk kebebasan kota kelahirannya. Dialah <strong>Bagindo Azizchan<\/strong>, Wali Kota Padang kedua pasca-Proklamasi, yang gugur pada 19 Juli 1947 saat agresi Belanda hendak mengambil alih kota tersebut. Ucapannya yang legendaris, \u201cLangkahilah dulu mayatku, baru Kota Padang saya serahkan\u201d, menjadi simbol tekad perlawanan rakyat Sumatera Barat .<\/p>\n<p>Siapakah sebenarnya Bagindo Azizchan? Bagaimana sepak terjangnya sebagai tokoh kemerdekaan dari Minangkabau? Berikut ulasan lengkap tentang perjuangan, kepemimpinan, dan akhir tragis yang menguatkan semangat perlawanan bangsa.<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p><strong>1. Lahir, Pendidikan, dan Awal Karier<\/strong><\/p>\n<p>Bagindo Azizchan lahir pada 30 September 1910 di Kampung Alang Laweh, Padang, Sumatera Barat . Ia tumbuh dalam keluarga terpelajar\u2014ayahnya Bagindo Montok bekerja di kereta api, dan anak-anaknya bisa memasuki sekolah Belanda .<\/p>\n<p>Pendidikan Azizchan dimulai di HIS Padang, dilanjut ke MULO Surabaya, dan kemudian belajar di AMS Batavia. Ia sempat menempuh dua tahun di Rechtshoogeschool (Sekolah Tinggi Hukum) Batavia, lalu membuka praktik pengacara sambil aktif di organisasi pelajar .<\/p>\n<p>Masa mudanya diwarnai aktivitas di dunia pergerakan: ia bergabung dengan Jong Islamieten Bond, dipimpin Haji Agus Salim, dan mendirikan Persatuan Pelajar Islam di Padang Panjang. Selain itu, ia menjadi guru di beberapa sekolah modern seperti PSII, MIKK Bukittinggi, dan Normaal Islam .<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p><strong>2. Posisi di Pemerintahan dan Keraguan Terhadap Belanda<\/strong><\/p>\n<p>Setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, Azizchan ditunjuk sebagai Wakil Wali Kota Padang pada 24 Januari 1946, dan kemudian diangkat sebagai Wali Kota Padang pada 15 Agustus 1946 menggantikan Abubakar Jaar .<\/p>\n<p>Bagindo menolak keras kedatangan tentara Sekutu yang didampingi perwira Belanda pada 10 Oktober 1945. Ia juga melawan dominasi Belanda lewat media, seperti menerbitkan surat kabar perjuangan &#8220;Republik Indonesia Jaya&#8221;, hingga turun langsung memimpin perlawanan rakyat .<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-6268 aligncenter\" src=\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/1751962400715-300x205.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"205\" srcset=\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/1751962400715-300x205.jpg 300w, https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/1751962400715-1024x700.jpg 1024w, https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/1751962400715-768x525.jpg 768w, https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/1751962400715-1536x1050.jpg 1536w, https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/1751962400715.jpg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p><strong>3. Kepemimpinan Berani dan Langkah Melawan Agresi<\/strong><\/p>\n<p>Semangatnya tak retak di usia muda\u2014usia 36 tahun. Pada 23 Agustus 1946, tidak lama setelah menjadi wali kota, ia memimpin operasi pembebasan warga di Gunung Pangilun dari tahanan Belanda . Azizchan menjadi simbol keberanian dengan ucapannya yang terkenal:<\/p>\n<p>&gt; *\u201cLangkahi dulu mayatku, baru Kota Padang aku serahkan!\u201d* .<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia memelihara moral perjuangan, menyulut semangat patriotik, dan mempertegas bahwa Padang tidak akan pernah tunduk.<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p><strong>4. Gugur di Medan Perjuangan<\/strong><\/p>\n<p>Tragedi terjadi pada sore 19 Juli 1947, saat ia bersama keluarga menuju Padang Panjang untuk melaporkan situasi genting kepada Residen Sumatera Barat di Bukittinggi. Di kawasan Purus\u2014yang sudah menjadi garis demarkasi Belanda\u2014jeep rombongannya diberhentikan oleh Letnan Kolonel Van Erps .<\/p>\n<p>Menurut versi Belanda, ia ditembak di leher saat turun dari kendaraan. Namun, hasil visum independen oleh dokter Indonesia menyebut ia meninggal karena tulang tengkoraknya dihancurkan oleh benda tumpul, serta terdapat tiga luka tembakan di wajahnya yang menandakan eksekusi setelah ia gugur .<\/p>\n<p>Jenazahnya dimakamkan pada 20 Juli 1947 di Taman Makam Pahlawan Bahagia, Bukittinggi, dalam upacara besar yang dihadiri pejabat dan militer Republik. Keesokan harinya, Belanda melancarkan Agresi Militer Pertama .<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-6270 aligncenter\" src=\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/1751962485243-300x196.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"196\" srcset=\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/1751962485243-300x196.jpg 300w, https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/1751962485243-1024x667.jpg 1024w, https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/1751962485243-768x501.jpg 768w, https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/1751962485243.jpg 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p><strong>5. Penghargaan dan Peringatan<\/strong><\/p>\n<p>Pada 9 November 2005, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Bagindo Azizchan melalui Keputusan Presiden No.\u00a0082\/TK\/2005 .<\/p>\n<p>Beberapa monumen dan tempat dinamai untuk menghormatinya:<\/p>\n<p>Monumen Simpang Tinju, berbentuk kepalan tinju di persimpangan Jalan Gajah Mada\u2013Jalan Jhoni Anwar, Padang, diresmikan Wali Kota pada 19 Juli 1983 .<\/p>\n<p>Monumen di Taman Melati, Museum Adityawarman, karya Wisran Hadi dan Arby Samah (1973) .<\/p>\n<p>Jalan dan institusi pendidikan di Padang dan Bukittinggi memakai namanya .<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p>Bagindo Azizchan adalah contoh pemimpin muda yang mengutamakan kedamaian, keberanian, dan janji kebangsaan. Ia memilih tetap tinggal bersama rakyat di tengah tekanan Belanda, rela menanggung risiko di atas kursi kekuasaan. Kalimat terakhirnya bukan retorika kosong\u2014ia tahu betul arti mempertaruhkan nyawa demi kemerdekaan masyarakat.<\/p>\n<p>Kematian Bagindo juga menjadi pangkal mula agresi militer Belanda di Sumatera Barat, memicu gelombang solidaritas dan perlawanan luas di seluruh wilayah .<\/p>\n<p>Semangatnya tetap relevan hingga kini. Ia mengajarkan bahwa pemimpin sejati adalah yang berani bersandar pada prinsip dan tidak tunduk pada tekanan. Bagindo Azizchan telah menanam benih semangat yang tumbuh dalam setiap elemen bangsa\u2014bahwa kemerdekaan bukan hadiah, melainkan harga yang dibayar dengan nyawa dan integritas.<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p>\ud83d\udcda Daftar Sumber<\/p>\n<p>Wikipedia Indonesia \u2013 Bagindo Aziz Chan<\/p>\n<p>Wikipedia Inggris \u2013 Bagindo Azizchan<\/p>\n<p>Kompas.com \u2013 Bagindo Azizchan: Peran, Perjuangan, dan Akhir Hidup<\/p>\n<p>Suara.com \u2013 Profil Bagindo Azizchan, Wali Kota Padang ke-2 yang Gugur<\/p>\n<p>Langgam.id \u2013 Simpang Tinju, Api Perjuangan Bagindo Azizchan<\/p>\n<p>Historia.id \u2013 Wali Kota Padang Berpulang di Bulan Ramadan<\/p>\n<p>Merdeka.com \u2013 Monumen Simpang Tinju Mengenang Sejarah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>AKTAMEDIA.COM, Pekanbaru &#8211; 8 Juli2 025 \u2014 Di tengah gemuruh perlawanan kemerdekaan Indonesia, muncul figur pemimpin muda yang berani dan tegas. Ia bukan pejuang bersenjata di garis depan, tapi figur publik yang rela memberi nyawa untuk kebebasan kota kelahirannya. Dialah Bagindo Azizchan, Wali Kota Padang kedua pasca-Proklamasi, yang gugur pada 19 Juli 1947 saat agresi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":71,"featured_media":6265,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[28],"tags":[2009,2011,2010],"class_list":["post-6257","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-profil","tag-bagindo-azizchan","tag-mati-atau-padang-merdeka","tag-walikota-padang"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bagindo Azis Chan: Walikota Gugur demi Padang Merdeka - www.aktamedia.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/08\/bagindo-azizchan-mati-atau-padang-merdeka\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bagindo Azis Chan: Walikota Gugur demi Padang Merdeka - www.aktamedia.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"AKTAMEDIA.COM, Pekanbaru &#8211; 8 Juli2 025 \u2014 Di tengah gemuruh perlawanan kemerdekaan Indonesia, muncul figur pemimpin muda yang berani dan tegas.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/08\/bagindo-azizchan-mati-atau-padang-merdeka\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"www.aktamedia.com\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/share\/1GdzAozXqu\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-08T08:29:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-09T08:36:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Bagindo-Aziz-Chan-1624607338.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Aditya Baso\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Aditya Baso\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/08\/bagindo-azizchan-mati-atau-padang-merdeka\/\",\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/08\/bagindo-azizchan-mati-atau-padang-merdeka\/\",\"name\":\"Bagindo Azis Chan: Walikota Gugur demi Padang Merdeka - www.aktamedia.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/08\/bagindo-azizchan-mati-atau-padang-merdeka\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/08\/bagindo-azizchan-mati-atau-padang-merdeka\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Bagindo-Aziz-Chan-1624607338.webp\",\"datePublished\":\"2025-07-08T08:29:55+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-09T08:36:18+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/f17bcd0dbabe436a9576f550cb4f491b\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/08\/bagindo-azizchan-mati-atau-padang-merdeka\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/08\/bagindo-azizchan-mati-atau-padang-merdeka\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/08\/bagindo-azizchan-mati-atau-padang-merdeka\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Bagindo-Aziz-Chan-1624607338.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Bagindo-Aziz-Chan-1624607338.webp\",\"width\":750,\"height\":500},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/08\/bagindo-azizchan-mati-atau-padang-merdeka\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/aktamedia.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bagindo Azis Chan: Walikota Gugur demi Padang Merdeka\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/\",\"name\":\"www.aktamedia.com\",\"description\":\"News &amp; Journal Reference\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/aktamedia.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/f17bcd0dbabe436a9576f550cb4f491b\",\"name\":\"Aditya Baso\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/17506700045522826712049658479495_uwp_avatar_thumb.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/17506700045522826712049658479495_uwp_avatar_thumb.jpg\",\"caption\":\"Aditya Baso\"},\"description\":\"Newbie\",\"sameAs\":[\"http:\/\/aktamedia.com\",\"https:\/\/www.facebook.com\/share\/1GdzAozXqu\/\"],\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/profile\/aditya\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bagindo Azis Chan: Walikota Gugur demi Padang Merdeka - www.aktamedia.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/08\/bagindo-azizchan-mati-atau-padang-merdeka\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Bagindo Azis Chan: Walikota Gugur demi Padang Merdeka - www.aktamedia.com","og_description":"AKTAMEDIA.COM, Pekanbaru &#8211; 8 Juli2 025 \u2014 Di tengah gemuruh perlawanan kemerdekaan Indonesia, muncul figur pemimpin muda yang berani dan tegas.","og_url":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/08\/bagindo-azizchan-mati-atau-padang-merdeka\/","og_site_name":"www.aktamedia.com","article_author":"https:\/\/www.facebook.com\/share\/1GdzAozXqu\/","article_published_time":"2025-07-08T08:29:55+00:00","article_modified_time":"2025-07-09T08:36:18+00:00","og_image":[{"width":750,"height":500,"url":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Bagindo-Aziz-Chan-1624607338.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Aditya Baso","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Aditya Baso","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/08\/bagindo-azizchan-mati-atau-padang-merdeka\/","url":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/08\/bagindo-azizchan-mati-atau-padang-merdeka\/","name":"Bagindo Azis Chan: Walikota Gugur demi Padang Merdeka - www.aktamedia.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/08\/bagindo-azizchan-mati-atau-padang-merdeka\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/08\/bagindo-azizchan-mati-atau-padang-merdeka\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Bagindo-Aziz-Chan-1624607338.webp","datePublished":"2025-07-08T08:29:55+00:00","dateModified":"2025-07-09T08:36:18+00:00","author":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/f17bcd0dbabe436a9576f550cb4f491b"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/08\/bagindo-azizchan-mati-atau-padang-merdeka\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/08\/bagindo-azizchan-mati-atau-padang-merdeka\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/08\/bagindo-azizchan-mati-atau-padang-merdeka\/#primaryimage","url":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Bagindo-Aziz-Chan-1624607338.webp","contentUrl":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Bagindo-Aziz-Chan-1624607338.webp","width":750,"height":500},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/07\/08\/bagindo-azizchan-mati-atau-padang-merdeka\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/aktamedia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bagindo Azis Chan: Walikota Gugur demi Padang Merdeka"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#website","url":"https:\/\/aktamedia.com\/","name":"www.aktamedia.com","description":"News &amp; Journal Reference","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/aktamedia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/f17bcd0dbabe436a9576f550cb4f491b","name":"Aditya Baso","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/17506700045522826712049658479495_uwp_avatar_thumb.jpg","contentUrl":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/17506700045522826712049658479495_uwp_avatar_thumb.jpg","caption":"Aditya Baso"},"description":"Newbie","sameAs":["http:\/\/aktamedia.com","https:\/\/www.facebook.com\/share\/1GdzAozXqu\/"],"url":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/profile\/aditya\/"}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Bagindo-Aziz-Chan-1624607338.webp","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6257","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/71"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6257"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6257\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6326,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6257\/revisions\/6326"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6265"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6257"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6257"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6257"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}