{"id":3696,"date":"2025-05-13T08:20:18","date_gmt":"2025-05-13T08:20:18","guid":{"rendered":"https:\/\/aktamedia.com\/?p=3696"},"modified":"2025-05-13T08:20:18","modified_gmt":"2025-05-13T08:20:18","slug":"rakyat-indonesia-bayar-pajak-kendaraan-lebih-mahal-daripada-malaysia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/05\/13\/rakyat-indonesia-bayar-pajak-kendaraan-lebih-mahal-daripada-malaysia\/","title":{"rendered":"Rakyat Indonesia Bayar Pajak Kendaraan Lebih Mahal Daripada Malaysia"},"content":{"rendered":"<p>AKTAMEDIA.COM, JAKARTA &#8211; Bayangkan kamu baru saja membeli mobil baru seharga Rp 250 juta. Mobil impian, hasil tabungan bertahun-tahun. Kamu pun bersiap mengurus pajak kendaraan, dan saat itulah kenyataan datang mengetuk. Di Indonesia, kamu harus membayar sekitar Rp 3,8 juta setiap tahun, bahkan bisa lebih jika kamu punya lebih dari satu mobil atas nama yang sama\u2014karena pajak progresif akan menghantammu tanpa ampun.<\/p>\n<p>Sekarang, pindahkan imajinasi itu ke Malaysia. Kamu beli mobil yang hampir serupa, kapasitas mesin 1.500 cc. Pajak yang perlu kamu bayar? Hanya sekitar Rp 300 ribuan per tahun. Tidak ada istilah progresif. Tidak ada tambahan biaya tersembunyi. Cukup bayar road tax sesuai kapasitas mesin, selesai.<\/p>\n<p>Perbedaan ini seperti bumi dan langit\u2014bahkan 13 kali lebih maha* pajak mobil di Indonesia untuk tipe kendaraan yang serupa. Tapi, mengapa bisa sejauh itu bedanya?<\/p>\n<p>Indonesia:<br \/>\n&#8211; Dasar pajak: 1,5% dari nilai jual kendaraan (NJKB)<br \/>\n&#8211; Pajak progresif untuk kendaraan kedua dan seterusnya<br \/>\n&#8211; Tambahan: SWDKLLJ, administrasi STNK, dll<br \/>\n&#8211; Total tahunan (mobil pertama): Rp 3.893.000<\/p>\n<p>Malaysia:<br \/>\n&#8211; Dasar pajak: Kapasitas mesin (cc)<br \/>\n&#8211; Tidak progresif, tidak berdasarkan nilai kendaraan<br \/>\n&#8211; Total tahunan (1.500 cc): Rp 306.000<\/p>\n<p>1. Filosofi Dasar Pajak Berbeda<br \/>\nIndonesia menjadikan nilai jual sebagai dasar pajak, ditambah sistem progresif, dengan alasan mengontrol jumlah kendaraan dan meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah). Malaysia justru mengambil pendekatan yang lebih fungsional, berdasarkan kapasitas mesin dan efisiensi kendaraan.<\/p>\n<p>2. Biaya Administrasi Tambahan<br \/>\nDi Indonesia, pajak tidak berdiri sendiri. Ada banyak &#8220;biaya lain-lain&#8221; seperti SWDKLLJ dan administrasi yang terpisah tapi wajib.<\/p>\n<p>3. Keterbatasan Infrastruktur &amp; Regulasi Lain<br \/>\nPajak kendaraan di Indonesia juga digunakan untuk menambal biaya infrastruktur yang belum sepenuhnya efisien. Akibatnya, beban ke masyarakat jadi lebih besar<\/p>\n<p>&#8211; Reformasi Pajak Kendaraan<br \/>\nSudah waktunya pemerintah meninjau ulang dasar pemungutan pajak kendaraan, dari berbasis nilai jual menjadi berbasis emisi dan kapasitas mesin seperti Malaysia. Ini lebih adil dan mendorong penggunaan kendaraan yang lebih efisien.<\/p>\n<p>&#8211; Hapus Pajak Progresif<br \/>\nPajak progresif sering kali tidak efektif membatasi jumlah kendaraan, justru mendorong pemilik meminjam nama orang lain agar tidak kena pajak tinggi. Ini membuka celah manipulasi data.<\/p>\n<p>&#8211; Transparansi &amp; Digitalisasi<br \/>\nRincian pajak yang mudah diakses dan sistem pembayaran yang transparan bisa mengurangi kebocoran dan mempermudah masyarakat.<\/p>\n<p>Perbedaan pajak kendaraan yang begitu besar antara Indonesia dan Malaysia bukan semata karena kurs mata uang atau harga kendaraan, tapi karena filosofi dan sistem perpajakan yang diterapkan. Malaysia fokus pada efisiensi dan kemudahan. Indonesia, sayangnya, masih bertumpu pada kerumitan dan beban tambahan.<\/p>\n<p>Pajak memang penting untuk negara. Tapi saat rakyat terbebani, kita perlu bertanya: apakah sistemnya masih relevan, atau justru butuh direformasi total?<\/p>\n<p>Kalau kamu punya ide tentang pajak kendaraan yang lebih adil, kamu mungkin lebih siap jadi anggota dewan daripada yang sekarang duduk di sana.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>AKTAMEDIA.COM, JAKARTA &#8211; Bayangkan kamu baru saja membeli mobil baru seharga Rp 250 juta. Mobil impian, hasil tabungan bertahun-tahun. Kamu pun bersiap mengurus pajak kendaraan, dan saat itulah kenyataan datang mengetuk. Di Indonesia, kamu harus membayar sekitar Rp 3,8 juta setiap tahun, bahkan bisa lebih jika kamu punya lebih dari satu mobil atas nama yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":39,"featured_media":3697,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[279],"tags":[380,309,892],"class_list":["post-3696","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-indonesia","tag-malaysia","tag-pajak-kendaraan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Rakyat Indonesia Bayar Pajak Kendaraan Lebih Mahal Daripada Malaysia - www.aktamedia.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/05\/13\/rakyat-indonesia-bayar-pajak-kendaraan-lebih-mahal-daripada-malaysia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rakyat Indonesia Bayar Pajak Kendaraan Lebih Mahal Daripada Malaysia - www.aktamedia.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"AKTAMEDIA.COM, JAKARTA &#8211; Bayangkan kamu baru saja membeli mobil baru seharga Rp 250 juta. Mobil impian, hasil tabungan bertahun-tahun. Kamu pun\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/05\/13\/rakyat-indonesia-bayar-pajak-kendaraan-lebih-mahal-daripada-malaysia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"www.aktamedia.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-13T08:20:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG_20250513_151934.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"434\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Steven\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Steven\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/05\/13\/rakyat-indonesia-bayar-pajak-kendaraan-lebih-mahal-daripada-malaysia\/\",\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/05\/13\/rakyat-indonesia-bayar-pajak-kendaraan-lebih-mahal-daripada-malaysia\/\",\"name\":\"Rakyat Indonesia Bayar Pajak Kendaraan Lebih Mahal Daripada Malaysia - www.aktamedia.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/05\/13\/rakyat-indonesia-bayar-pajak-kendaraan-lebih-mahal-daripada-malaysia\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/05\/13\/rakyat-indonesia-bayar-pajak-kendaraan-lebih-mahal-daripada-malaysia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG_20250513_151934.jpg\",\"datePublished\":\"2025-05-13T08:20:18+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/67dfddad3a60b5d2e174ec8e3bd8d7f3\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/05\/13\/rakyat-indonesia-bayar-pajak-kendaraan-lebih-mahal-daripada-malaysia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/05\/13\/rakyat-indonesia-bayar-pajak-kendaraan-lebih-mahal-daripada-malaysia\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/05\/13\/rakyat-indonesia-bayar-pajak-kendaraan-lebih-mahal-daripada-malaysia\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG_20250513_151934.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG_20250513_151934.jpg\",\"width\":720,\"height\":434},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/05\/13\/rakyat-indonesia-bayar-pajak-kendaraan-lebih-mahal-daripada-malaysia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/aktamedia.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rakyat Indonesia Bayar Pajak Kendaraan Lebih Mahal Daripada Malaysia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/\",\"name\":\"www.aktamedia.com\",\"description\":\"News &amp; Journal Reference\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/aktamedia.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/67dfddad3a60b5d2e174ec8e3bd8d7f3\",\"name\":\"Steven\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/71dacdf1066bf87765fca44f1bf24b46dd012a3c011f521c66c45997177d4eb2?s=96&r=g&d=https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/plugins\/userswp\/assets\/images\/no_profile.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/71dacdf1066bf87765fca44f1bf24b46dd012a3c011f521c66c45997177d4eb2?s=96&r=g&d=https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/plugins\/userswp\/assets\/images\/no_profile.png\",\"caption\":\"Steven\"},\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/profile\/fadli-asman\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rakyat Indonesia Bayar Pajak Kendaraan Lebih Mahal Daripada Malaysia - www.aktamedia.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/05\/13\/rakyat-indonesia-bayar-pajak-kendaraan-lebih-mahal-daripada-malaysia\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Rakyat Indonesia Bayar Pajak Kendaraan Lebih Mahal Daripada Malaysia - www.aktamedia.com","og_description":"AKTAMEDIA.COM, JAKARTA &#8211; Bayangkan kamu baru saja membeli mobil baru seharga Rp 250 juta. Mobil impian, hasil tabungan bertahun-tahun. Kamu pun","og_url":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/05\/13\/rakyat-indonesia-bayar-pajak-kendaraan-lebih-mahal-daripada-malaysia\/","og_site_name":"www.aktamedia.com","article_published_time":"2025-05-13T08:20:18+00:00","og_image":[{"width":720,"height":434,"url":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG_20250513_151934.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Steven","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Steven","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/05\/13\/rakyat-indonesia-bayar-pajak-kendaraan-lebih-mahal-daripada-malaysia\/","url":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/05\/13\/rakyat-indonesia-bayar-pajak-kendaraan-lebih-mahal-daripada-malaysia\/","name":"Rakyat Indonesia Bayar Pajak Kendaraan Lebih Mahal Daripada Malaysia - www.aktamedia.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/05\/13\/rakyat-indonesia-bayar-pajak-kendaraan-lebih-mahal-daripada-malaysia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/05\/13\/rakyat-indonesia-bayar-pajak-kendaraan-lebih-mahal-daripada-malaysia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG_20250513_151934.jpg","datePublished":"2025-05-13T08:20:18+00:00","author":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/67dfddad3a60b5d2e174ec8e3bd8d7f3"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/05\/13\/rakyat-indonesia-bayar-pajak-kendaraan-lebih-mahal-daripada-malaysia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/05\/13\/rakyat-indonesia-bayar-pajak-kendaraan-lebih-mahal-daripada-malaysia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/05\/13\/rakyat-indonesia-bayar-pajak-kendaraan-lebih-mahal-daripada-malaysia\/#primaryimage","url":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG_20250513_151934.jpg","contentUrl":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG_20250513_151934.jpg","width":720,"height":434},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2025\/05\/13\/rakyat-indonesia-bayar-pajak-kendaraan-lebih-mahal-daripada-malaysia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/aktamedia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rakyat Indonesia Bayar Pajak Kendaraan Lebih Mahal Daripada Malaysia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#website","url":"https:\/\/aktamedia.com\/","name":"www.aktamedia.com","description":"News &amp; Journal Reference","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/aktamedia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/67dfddad3a60b5d2e174ec8e3bd8d7f3","name":"Steven","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/71dacdf1066bf87765fca44f1bf24b46dd012a3c011f521c66c45997177d4eb2?s=96&r=g&d=https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/plugins\/userswp\/assets\/images\/no_profile.png","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/71dacdf1066bf87765fca44f1bf24b46dd012a3c011f521c66c45997177d4eb2?s=96&r=g&d=https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/plugins\/userswp\/assets\/images\/no_profile.png","caption":"Steven"},"url":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/profile\/fadli-asman\/"}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG_20250513_151934.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3696","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/39"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3696"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3696\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3698,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3696\/revisions\/3698"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3697"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3696"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3696"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3696"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}