{"id":11222,"date":"2026-08-22T11:54:20","date_gmt":"2026-08-22T11:54:20","guid":{"rendered":"https:\/\/aktamedia.com\/?p=11222"},"modified":"2026-08-22T11:54:20","modified_gmt":"2026-08-22T11:54:20","slug":"benarkah-emas-berbahaya-bagi-laki-laki-ternyata-begini-faktanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/22\/benarkah-emas-berbahaya-bagi-laki-laki-ternyata-begini-faktanya\/","title":{"rendered":"Benarkah Emas Berbahaya Bagi Laki \u2013 Laki Ternyata Begini Faktanya"},"content":{"rendered":"<p><strong>AKTAMEDIA. COM<\/strong> &#8211; Selama ini ada berbagai penjelasan mengenai alasan laki-laki dalam Islam tidak diperbolehkan memakai perhiasan emas. Salah satu klaim yang sering beredar menyebutkan bahwa emas dari cincin atau gelang dapat berubah menjadi partikel sangat kecil kemudian masuk melalui pori-pori kulit, beredar di dalam tubuh dan menimbulkan gangguan kesehatan. Benarkah demikian?<\/p>\n<p>Jika dilihat dari sisi kimia, anggapan tersebut tidak tepat. Emas merupakan logam yang relatif stabil dan tidak mudah mengalami reaksi kimia dalam kondisi sehari-hari. Cincin atau gelang emas yang bersentuhan dengan kulit tidak secara tiba-tiba berubah menjadi nanopartikel lalu masuk ke pembuluh darah hanya karena terkena keringat. Jadi, keberadaan perhiasan emas biasa di kulit tidak sama dengan paparan nanopartikel emas yang memang dibuat dan diteliti secara khusus di laboratorium.<\/p>\n<p>Nanopartikel emas memang benar-benar ada dan penelitian menunjukkan bahwa partikel dengan ukuran sangat kecil dapat berinteraksi dengan kulit. Namun, penelitian tersebut menggunakan material yang memang sudah berada dalam skala nano dan diberikan dalam kondisi eksperimen tertentu. Artinya, temuan mengenai nanopartikel tidak bisa langsung digunakan untuk menyimpulkan bahwa memakai cincin emas biasa akan membuat partikel emas masuk ke dalam tubuh.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-11225 size-full\" src=\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-22-at-17.13.46.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"1536\" srcset=\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-22-at-17.13.46.jpeg 1024w, https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-22-at-17.13.46-200x300.jpeg 200w, https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-22-at-17.13.46-683x1024.jpeg 683w, https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-22-at-17.13.46-768x1152.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p>Lalu dari mana sebenarnya larangan tersebut berasal? Dalam perspektif hukum Islam, larangan laki-laki memakai emas bukan didasarkan pada alasan bahwa emas akan menjadi racun di dalam tubuh. Dasarnya adalah ketentuan agama yang bersumber dari hadis. Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa emas dan sutra dihalalkan bagi perempuan dari umat Islam dan diharamkan bagi laki-laki. Karena itu, alasan kesehatan mengenai emas yang masuk melalui kulit tidak dapat dijadikan dasar utama larangan tersebut.<\/p>\n<p>Hal ini juga dapat dilihat dari persoalan perempuan yang diperbolehkan memakai emas. Jika alasannya semata-mata karena perempuan mengalami menstruasi sehingga dianggap dapat \u201cmembuang\u201d emas dari tubuh, maka penjelasan tersebut akan menimbulkan banyak pertanyaan. Misalnya bagaimana dengan perempuan yang sudah tidak mengalami menstruasi? Karena itu, klaim mengenai emas yang menumpuk di tubuh akibat tidak mengalami menstruasi bukanlah dasar yang tepat untuk menjelaskan hukum tersebut.<\/p>\n<p>Pada akhirnya, ada dua hal yang sebaiknya tidak dicampuradukkan. Secara agama, larangan laki-laki memakai emas berkaitan dengan ketentuan syariat. Secara ilmiah, memakai perhiasan emas biasa tidak berarti emas tersebut berubah menjadi nanopartikel dan masuk ke pembuluh darah melalui kulit. Memahami keduanya secara terpisah membuat kita tidak mudah menerima penjelasan yang terdengar ilmiah tetapi sebenarnya tidak memiliki dasar yang kuat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>AKTAMEDIA. COM &#8211; Selama ini ada berbagai penjelasan mengenai alasan laki-laki dalam Islam tidak diperbolehkan memakai perhiasan emas. Salah satu klaim yang sering beredar menyebutkan bahwa emas dari cincin atau gelang dapat berubah menjadi partikel sangat kecil kemudian masuk melalui pori-pori kulit, beredar di dalam tubuh dan menimbulkan gangguan kesehatan. Benarkah demikian? Jika dilihat dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":105,"featured_media":11224,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[24],"tags":[335,3402,1748,4,1085],"class_list":["post-11222","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-edukasi","tag-emas","tag-fakta-ilmiah","tag-islam","tag-kesehatan","tag-laki-laki"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Benarkah Emas Berbahaya Bagi Laki \u2013 Laki Ternyata Begini Faktanya - www.aktamedia.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/22\/benarkah-emas-berbahaya-bagi-laki-laki-ternyata-begini-faktanya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Benarkah Emas Berbahaya Bagi Laki \u2013 Laki Ternyata Begini Faktanya - www.aktamedia.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"AKTAMEDIA. COM &#8211; Selama ini ada berbagai penjelasan mengenai alasan laki-laki dalam Islam tidak diperbolehkan memakai perhiasan emas. Salah satu\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/22\/benarkah-emas-berbahaya-bagi-laki-laki-ternyata-begini-faktanya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"www.aktamedia.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-22T11:54:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-22-at-17.08.57.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"554\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"360\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Shalli Rachmawien\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Shalli Rachmawien\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/22\/benarkah-emas-berbahaya-bagi-laki-laki-ternyata-begini-faktanya\/\",\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/22\/benarkah-emas-berbahaya-bagi-laki-laki-ternyata-begini-faktanya\/\",\"name\":\"Benarkah Emas Berbahaya Bagi Laki \u2013 Laki Ternyata Begini Faktanya - www.aktamedia.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/22\/benarkah-emas-berbahaya-bagi-laki-laki-ternyata-begini-faktanya\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/22\/benarkah-emas-berbahaya-bagi-laki-laki-ternyata-begini-faktanya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-22-at-17.08.57.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-08-22T11:54:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/c96202892270e68b3b59b9736c0a7c7d\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/22\/benarkah-emas-berbahaya-bagi-laki-laki-ternyata-begini-faktanya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/22\/benarkah-emas-berbahaya-bagi-laki-laki-ternyata-begini-faktanya\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/22\/benarkah-emas-berbahaya-bagi-laki-laki-ternyata-begini-faktanya\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-22-at-17.08.57.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-22-at-17.08.57.jpeg\",\"width\":554,\"height\":360},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/22\/benarkah-emas-berbahaya-bagi-laki-laki-ternyata-begini-faktanya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/aktamedia.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Benarkah Emas Berbahaya Bagi Laki \u2013 Laki Ternyata Begini Faktanya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/\",\"name\":\"www.aktamedia.com\",\"description\":\"News &amp; Journal Reference\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/aktamedia.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/c96202892270e68b3b59b9736c0a7c7d\",\"name\":\"Shalli Rachmawien\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/41e0d4adbade777eb80f9db54f30879d77f0cc51009e020973b3097daf2724dd?s=96&r=g&d=https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/plugins\/userswp\/assets\/images\/no_profile.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/41e0d4adbade777eb80f9db54f30879d77f0cc51009e020973b3097daf2724dd?s=96&r=g&d=https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/plugins\/userswp\/assets\/images\/no_profile.png\",\"caption\":\"Shalli Rachmawien\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/Aktamedia.com\"],\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/profile\/shalli\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Benarkah Emas Berbahaya Bagi Laki \u2013 Laki Ternyata Begini Faktanya - www.aktamedia.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/22\/benarkah-emas-berbahaya-bagi-laki-laki-ternyata-begini-faktanya\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Benarkah Emas Berbahaya Bagi Laki \u2013 Laki Ternyata Begini Faktanya - www.aktamedia.com","og_description":"AKTAMEDIA. COM &#8211; Selama ini ada berbagai penjelasan mengenai alasan laki-laki dalam Islam tidak diperbolehkan memakai perhiasan emas. Salah satu","og_url":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/22\/benarkah-emas-berbahaya-bagi-laki-laki-ternyata-begini-faktanya\/","og_site_name":"www.aktamedia.com","article_published_time":"2026-08-22T11:54:20+00:00","og_image":[{"width":554,"height":360,"url":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-22-at-17.08.57.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Shalli Rachmawien","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Shalli Rachmawien","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/22\/benarkah-emas-berbahaya-bagi-laki-laki-ternyata-begini-faktanya\/","url":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/22\/benarkah-emas-berbahaya-bagi-laki-laki-ternyata-begini-faktanya\/","name":"Benarkah Emas Berbahaya Bagi Laki \u2013 Laki Ternyata Begini Faktanya - www.aktamedia.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/22\/benarkah-emas-berbahaya-bagi-laki-laki-ternyata-begini-faktanya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/22\/benarkah-emas-berbahaya-bagi-laki-laki-ternyata-begini-faktanya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-22-at-17.08.57.jpeg","datePublished":"2026-08-22T11:54:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/c96202892270e68b3b59b9736c0a7c7d"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/22\/benarkah-emas-berbahaya-bagi-laki-laki-ternyata-begini-faktanya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/22\/benarkah-emas-berbahaya-bagi-laki-laki-ternyata-begini-faktanya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/22\/benarkah-emas-berbahaya-bagi-laki-laki-ternyata-begini-faktanya\/#primaryimage","url":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-22-at-17.08.57.jpeg","contentUrl":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-22-at-17.08.57.jpeg","width":554,"height":360},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/22\/benarkah-emas-berbahaya-bagi-laki-laki-ternyata-begini-faktanya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/aktamedia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Benarkah Emas Berbahaya Bagi Laki \u2013 Laki Ternyata Begini Faktanya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#website","url":"https:\/\/aktamedia.com\/","name":"www.aktamedia.com","description":"News &amp; Journal Reference","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/aktamedia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/c96202892270e68b3b59b9736c0a7c7d","name":"Shalli Rachmawien","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/41e0d4adbade777eb80f9db54f30879d77f0cc51009e020973b3097daf2724dd?s=96&r=g&d=https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/plugins\/userswp\/assets\/images\/no_profile.png","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/41e0d4adbade777eb80f9db54f30879d77f0cc51009e020973b3097daf2724dd?s=96&r=g&d=https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/plugins\/userswp\/assets\/images\/no_profile.png","caption":"Shalli Rachmawien"},"sameAs":["http:\/\/Aktamedia.com"],"url":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/profile\/shalli\/"}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-22-at-17.08.57.jpeg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11222","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/105"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11222"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11222\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11226,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11222\/revisions\/11226"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11224"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11222"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11222"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11222"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}