{"id":11161,"date":"2026-08-16T14:30:41","date_gmt":"2026-08-16T14:30:41","guid":{"rendered":"https:\/\/aktamedia.com\/?p=11161"},"modified":"2026-08-16T14:30:41","modified_gmt":"2026-08-16T14:30:41","slug":"makan-wortel-bikin-mata-tajam-ternyata-ada-cerita-propaganda-di-baliknya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/16\/makan-wortel-bikin-mata-tajam-ternyata-ada-cerita-propaganda-di-baliknya\/","title":{"rendered":"Makan Wortel Bikin Mata Tajam Ternyata Ada Cerita Propaganda di Baliknya"},"content":{"rendered":"<p><strong>AKTAMEDIA. COM<\/strong> &#8211; Sejak kecil banyak orang mungkin pernah mendengar nasihat bahwa rajin makan wortel akan membuat mata menjadi sehat dan tajam. Nasihat tersebut memang tidak sepenuhnya salah, tetapi anggapan bahwa wortel dapat membuat seseorang memiliki penglihatan super atau mampu melihat dalam kegelapan ternyata merupakan mitos. Menariknya, cerita mengenai kemampuan wortel ini memiliki sejarah yang cukup unik dan berkaitan dengan strategi propaganda pada masa Perang Dunia II.<\/p>\n<p>Pada masa perang, Inggris menghadapi serangan udara Jerman dan membutuhkan teknologi untuk membantu pertahanan mereka. Salah satu teknologi penting yang digunakan adalah radar yang dapat mendeteksi keberadaan pesawat dari jarak tertentu. Inggris kemudian mengembangkan sistem radar yang lebih kecil untuk digunakan pada pesawat tempur. Teknologi tersebut memberikan keuntungan besar bagi pilot Inggris dalam menghadapi serangan pada malam hari. (IWM)<\/p>\n<p>Masalahnya, Inggris tentu tidak ingin pihak Jerman mengetahui rahasia di balik keberhasilan tersebut. Karena itu, muncul propaganda yang menghubungkan kemampuan pilot Inggris melihat dan menembak sasaran pada malam hari dengan kebiasaan mengonsumsi wortel. Cerita mengenai wortel kemudian semakin populer dan ikut diperkuat oleh kondisi Inggris saat itu yang memiliki persediaan wortel melimpah. Imperial War Museums juga mencatat bahwa kelimpahan wortel selama masa perang ikut melahirkan mitos bahwa mengonsumsi wortel dapat meningkatkan penglihatan. (IWM)<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-11163 size-full\" src=\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-16-at-21.21.23.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"1536\" srcset=\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-16-at-21.21.23.jpeg 1024w, https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-16-at-21.21.23-200x300.jpeg 200w, https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-16-at-21.21.23-683x1024.jpeg 683w, https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-16-at-21.21.23-768x1152.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p>Propaganda tersebut ternyata jauh lebih mudah dipercaya daripada yang mungkin dibayangkan. Masyarakat didorong untuk mengonsumsi wortel sebagai bagian dari pola makan di tengah keterbatasan pangan selama perang. Pada akhirnya, cerita mengenai wortel dan kemampuan melihat dalam gelap menyebar luas dan terus bertahan bahkan setelah perang berakhir. Dari sinilah muncul salah satu mitos makanan yang masih sering kita dengar sampai sekarang.<\/p>\n<p>Lalu apakah wortel sebenarnya tidak memiliki manfaat untuk mata? Justru sebaliknya. Wortel mengandung beta-karoten, yaitu senyawa yang dapat diubah tubuh menjadi vitamin A. Vitamin A dibutuhkan retina untuk menjalankan fungsi penglihatan dan berperan penting dalam kemampuan mata melihat pada kondisi cahaya rendah. Kekurangan vitamin A bahkan dapat menyebabkan gangguan penglihatan seperti rabun senja. (Institut Mata Nasional)<\/p>\n<p>Namun, manfaat tersebut tidak berarti semakin banyak wortel yang dimakan maka semakin tajam pula penglihatan seseorang. Mengonsumsi wortel tidak akan membuat manusia memiliki kemampuan melihat dalam kegelapan seperti hewan yang memang beradaptasi untuk aktif pada malam hari. Wortel juga bukan obat untuk menghilangkan mata minus atau silinder. National Eye Institute sendiri menekankan bahwa kesehatan mata dipengaruhi oleh pola makan secara keseluruhan dan bukan hanya satu jenis makanan. (Institut Mata Nasional)<\/p>\n<p>Jadi, anggapan bahwa wortel baik untuk mata sebenarnya memiliki bagian yang benar, tetapi cerita tentang wortel yang bisa membuat manusia melihat dalam gelap merupakan hasil dari mitos yang berkembang sejak masa perang. Wortel tetap layak dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan bergizi, tetapi tidak perlu berharap bisa mendapatkan kemampuan night vision hanya karena sering memakannya. Kadang-kadang, sebuah nasihat yang kita dengar sejak kecil ternyata memiliki sejarah yang jauh lebih menarik daripada yang kita kira.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>AKTAMEDIA. COM &#8211; Sejak kecil banyak orang mungkin pernah mendengar nasihat bahwa rajin makan wortel akan membuat mata menjadi sehat dan tajam. Nasihat tersebut memang tidak sepenuhnya salah, tetapi anggapan bahwa wortel dapat membuat seseorang memiliki penglihatan super atau mampu melihat dalam kegelapan ternyata merupakan mitos. Menariknya, cerita mengenai kemampuan wortel ini memiliki sejarah yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":105,"featured_media":11162,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"enabled":false},"version":2}},"categories":[24],"tags":[3379,828,3378],"class_list":["post-11161","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-edukasi","tag-fakta-kesehatan","tag-sejarah","tag-wortel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Makan Wortel Bikin Mata Tajam Ternyata Ada Cerita Propaganda di Baliknya - www.aktamedia.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/16\/makan-wortel-bikin-mata-tajam-ternyata-ada-cerita-propaganda-di-baliknya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Makan Wortel Bikin Mata Tajam Ternyata Ada Cerita Propaganda di Baliknya - www.aktamedia.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"AKTAMEDIA. COM &#8211; Sejak kecil banyak orang mungkin pernah mendengar nasihat bahwa rajin makan wortel akan membuat mata menjadi sehat dan tajam. N\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/16\/makan-wortel-bikin-mata-tajam-ternyata-ada-cerita-propaganda-di-baliknya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"www.aktamedia.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-16T14:30:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-16-at-21.21.23-1.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"588\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"330\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Shalli Rachmawien\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Shalli Rachmawien\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/16\/makan-wortel-bikin-mata-tajam-ternyata-ada-cerita-propaganda-di-baliknya\/\",\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/16\/makan-wortel-bikin-mata-tajam-ternyata-ada-cerita-propaganda-di-baliknya\/\",\"name\":\"Makan Wortel Bikin Mata Tajam Ternyata Ada Cerita Propaganda di Baliknya - www.aktamedia.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/16\/makan-wortel-bikin-mata-tajam-ternyata-ada-cerita-propaganda-di-baliknya\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/16\/makan-wortel-bikin-mata-tajam-ternyata-ada-cerita-propaganda-di-baliknya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-16-at-21.21.23-1.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-08-16T14:30:41+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/c96202892270e68b3b59b9736c0a7c7d\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/16\/makan-wortel-bikin-mata-tajam-ternyata-ada-cerita-propaganda-di-baliknya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/16\/makan-wortel-bikin-mata-tajam-ternyata-ada-cerita-propaganda-di-baliknya\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/16\/makan-wortel-bikin-mata-tajam-ternyata-ada-cerita-propaganda-di-baliknya\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-16-at-21.21.23-1.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-16-at-21.21.23-1.jpeg\",\"width\":588,\"height\":330},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/16\/makan-wortel-bikin-mata-tajam-ternyata-ada-cerita-propaganda-di-baliknya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/aktamedia.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Makan Wortel Bikin Mata Tajam Ternyata Ada Cerita Propaganda di Baliknya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/\",\"name\":\"www.aktamedia.com\",\"description\":\"News &amp; Journal Reference\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/aktamedia.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/c96202892270e68b3b59b9736c0a7c7d\",\"name\":\"Shalli Rachmawien\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/41e0d4adbade777eb80f9db54f30879d77f0cc51009e020973b3097daf2724dd?s=96&r=g&d=https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/plugins\/userswp\/assets\/images\/no_profile.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/41e0d4adbade777eb80f9db54f30879d77f0cc51009e020973b3097daf2724dd?s=96&r=g&d=https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/plugins\/userswp\/assets\/images\/no_profile.png\",\"caption\":\"Shalli Rachmawien\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/Aktamedia.com\"],\"url\":\"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/profile\/shalli\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Makan Wortel Bikin Mata Tajam Ternyata Ada Cerita Propaganda di Baliknya - www.aktamedia.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/16\/makan-wortel-bikin-mata-tajam-ternyata-ada-cerita-propaganda-di-baliknya\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Makan Wortel Bikin Mata Tajam Ternyata Ada Cerita Propaganda di Baliknya - www.aktamedia.com","og_description":"AKTAMEDIA. COM &#8211; Sejak kecil banyak orang mungkin pernah mendengar nasihat bahwa rajin makan wortel akan membuat mata menjadi sehat dan tajam. N","og_url":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/16\/makan-wortel-bikin-mata-tajam-ternyata-ada-cerita-propaganda-di-baliknya\/","og_site_name":"www.aktamedia.com","article_published_time":"2026-08-16T14:30:41+00:00","og_image":[{"width":588,"height":330,"url":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-16-at-21.21.23-1.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Shalli Rachmawien","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Shalli Rachmawien","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/16\/makan-wortel-bikin-mata-tajam-ternyata-ada-cerita-propaganda-di-baliknya\/","url":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/16\/makan-wortel-bikin-mata-tajam-ternyata-ada-cerita-propaganda-di-baliknya\/","name":"Makan Wortel Bikin Mata Tajam Ternyata Ada Cerita Propaganda di Baliknya - www.aktamedia.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/16\/makan-wortel-bikin-mata-tajam-ternyata-ada-cerita-propaganda-di-baliknya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/16\/makan-wortel-bikin-mata-tajam-ternyata-ada-cerita-propaganda-di-baliknya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-16-at-21.21.23-1.jpeg","datePublished":"2026-08-16T14:30:41+00:00","author":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/c96202892270e68b3b59b9736c0a7c7d"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/16\/makan-wortel-bikin-mata-tajam-ternyata-ada-cerita-propaganda-di-baliknya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/16\/makan-wortel-bikin-mata-tajam-ternyata-ada-cerita-propaganda-di-baliknya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/16\/makan-wortel-bikin-mata-tajam-ternyata-ada-cerita-propaganda-di-baliknya\/#primaryimage","url":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-16-at-21.21.23-1.jpeg","contentUrl":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-16-at-21.21.23-1.jpeg","width":588,"height":330},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/2026\/08\/16\/makan-wortel-bikin-mata-tajam-ternyata-ada-cerita-propaganda-di-baliknya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/aktamedia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Makan Wortel Bikin Mata Tajam Ternyata Ada Cerita Propaganda di Baliknya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#website","url":"https:\/\/aktamedia.com\/","name":"www.aktamedia.com","description":"News &amp; Journal Reference","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/aktamedia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/c96202892270e68b3b59b9736c0a7c7d","name":"Shalli Rachmawien","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/aktamedia.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/41e0d4adbade777eb80f9db54f30879d77f0cc51009e020973b3097daf2724dd?s=96&r=g&d=https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/plugins\/userswp\/assets\/images\/no_profile.png","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/41e0d4adbade777eb80f9db54f30879d77f0cc51009e020973b3097daf2724dd?s=96&r=g&d=https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/plugins\/userswp\/assets\/images\/no_profile.png","caption":"Shalli Rachmawien"},"sameAs":["http:\/\/Aktamedia.com"],"url":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/profile\/shalli\/"}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/aktamedia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-16-at-21.21.23-1.jpeg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11161","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/105"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11161"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11161\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11164,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11161\/revisions\/11164"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11162"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11161"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11161"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aktamedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11161"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}