AKTAMEDIA.COM, BUKITTINGGI – Liek (bahasa minang) Lihat (bahasa indonesia) berarti mengarahkan mata dan perhatian ke arah tertentu, sedangkan Rupo adalah bentuk, atau keadaan yang tampak dari luar—seperti wajah, muka atau fisik secara keseluruhan.
Nan diliek Rupo diartikan bahwa kehadiran kita lah yang akan dipandang dan dilihat orang banyak pada kegiatan kegiatan tertentu dalam Nagari, misal pai Baralek, Pai Gotong royong, rapat, atau giat lainya.
Nan dimakan Raso, adalah kiasan agar kita tidak berlebihan dalam makan minum di tempat baralek/kenduri atau bertamu kerumah orang, Kita juga mesti memikirkan “Nan Pangka” karena tidak semua orang mampu menyiapkan kosumsi banyak dan berlebih.
Ada yang menyiapkan makanan terbatas, mungkin dirumahnya cuma itu yang tersedia, makanlah secukupnya, jan disamakan dengan makan dirumah sendiri atau makan di Rumah Restoran
Jadi arti dari ” Nan Dilek Rupo Nan dimakan Raso” Adalah kiasan tentang kehadiran kita secara fisik lah yg diharapkan dalam kegiatan kegiatan dinagari, serta bagaimana kita membatasi diri dalam makan dan minum saat kenduri, bertamu atau giat nagari lainya karena penyelenggara atau tuan rumah mungkin saja terbatas dalam menyiapkan kosumsi dalam acara tersebut.
(Cangkeh, Selesai sahur, 4 Maret 2026)














Leave a Reply