Advertisement

Asal Mula Nama Karupuak Sanjai

AKTAMEDIA.COM, BUKITTINGGI – Asal mula Karupuak Sanjai berakar dari sebuah perkampungan kecil bernama Sanjai di Kelurahan Manggis Gantiang, Kota Bukittinggi, dan Karupuak Sanjai adalah keripik singkong khas Bukittinggi, Sumatera Barat.

Berawal sekitar tahun 1923-1970an, makanan ini diciptakan oleh tiga orang nenek atau amai , yakni : Amai Malan, Amai Seram dan Amai Terimalah, yang bosan dengan olahan ubi rebus biasa, lalu mengembangkannya menjadi keripik pedas dan menitipkannya di warung-warung sekitar.

Asal-usul Nama: Dinamakan “SANJAI” karena berasal dari daerah asalnya, yaitu Jalan/Kampung Sanjai di utara Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Sejarah Awal: Tiga orang pembuat awal menjajakan keripik ini di Los Maninjau, Pasar Atas Bukittinggi, dan ternyata laku keras hingga menjadi oleh-oleh khas terkenal.

Varian Rasa: Awalnya hanya ada tiga varian, yaitu:
Sanjai Tawar: Rasa gurih asli tanpa bumbu.
Sanjai Saka: Rasa manis yang dilumuri gula merah/nira.
Sanjai Balado: Rasa pedas-manis dengan bumbu cabai merah.

Proses pembuatan: Singkong diiris tipis, digoreng hingga renyah, dan seringkali menggunakan bumbu balado.

Saat ini, Sanjai merupakan produksi yang mempertahankan tradisi, menjadikan keripik ini oleh-oleh ikonik dari ranah Minang.

Warisan Budaya: Pada tahun 2024, kerupuk ini secara resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia karena nilai sejarah dan tradisinya yang kuat.

Steven
Author: Steven

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *