AKTAMEDIA.COM, BUKITTINGGI – Barosok, Ketika Genggaman Tangan Lebih Kuat dari Ucapan.
Di Minangkabau, jual beli hewan ternak seperti sapi dan kerbau tidak selalu dilakukan dengan cara berteriak harga atau tawar-menawar keras di pasar. Ada satu cara unik yang sudah diwariskan turun-temurun, namanya Barosok.
Dalam tradisi ini, penjual dan pembeli menyepakati harga secara rahasia, hanya dengan genggaman tangan. Jari-jari ditekan dengan isyarat tertentu untuk menyampaikan angka, biasanya ditutup kain atau sarung agar tidak terlihat orang lain. Tidak ada suara, tidak ada kata, tapi kedua belah pihak saling memahami.
Tradisi Barosok bukan sekadar trik jual beli, melainkan cerminan nilai adat Minangkabau yang menjunjung tinggi martabat, kejujuran, dan kepercayaan. Harga tidak diumbar agar tidak menjatuhkan pedagang lain, dan kesepakatan yang sudah terjadi dianggap sebagai janji kehormatan. Sekali tangan dilepas, maka kata sepakat tidak boleh dilanggar. Inilah bentuk transaksi yang mengajarkan bahwa kejujuran lebih mahal dari sekadar angka.
Hingga hari ini, Barosok masih bisa ditemui di pasar-pasar ternak tradisional Minangkabau. Di tengah zaman digital yang serba terbuka, tradisi ini justru menunjukkan bahwa kearifan lokal tetap relevan. Barosok membuktikan bahwa adat bukan penghambat kemajuan, tetapi fondasi nilai yang membuat ekonomi berjalan dengan rasa, etika, dan saling menghargai.
















Leave a Reply