AKTAMEDIA.COM, JAKARTA – Belum genap setahun menjabat sejak dilantik Februari 2025, empat kepala daerah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus-kasus tersebut menunjukkan pola korupsi yang sistematis, mulai dari suap jabatan, fee proyek, hingga pemotongan anggaran daerah.
Empat kepala daerah yang terjaring OTT KPK 2025:
1. Abdul Aziz – Bupati Kolaka Timur
Dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Rumah Sakit.
Ditangkap 7 Agustus 2025, ditetapkan sebagai tersangka bersama empat pihak lain.
2. Abdul Wahid – Gubernur Riau
Dugaan “jatah preman” (japrem) dari tambahan anggaran Dinas PUPR Riau.
OTT dilakukan 3 November 2025, total 10 orang diamankan.
3. Sugiri Sancoko – Bupati Ponorogo
Dugaan suap terkait peralihan jabatan Dirut dan proyek RSUD Harjono.
Meminta uang Rp1,5 miliar, ditangkap November 2025.
4. Ardito Wijaya – Bupati Lampung Tengah
Dugaan korupsi proyek dengan fee 15–20 persen dan pengkondisian pengadaan.
Total uang yang diterima mencapai Rp5,75 miliar, termasuk proyek alat kesehatan.

















Leave a Reply