AKTAMEDIA.COM, PARIS – Legenda hidup Paris Saint-Germain, Ronaldinho, turut memberikan ucapan selamat kepada mantan klubnya setelah sukses meraih gelar Liga Champions pertama mereka dalam sejarah.
PSG tampil luar biasa dengan membantai Inter Milan 5-0 di final Liga Champions yang digelar di Allianz Arena, Munich, pada Sabtu (31/5/2025) malam waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.
Bagi Ronaldinho, kemenangan ini bukan sekadar raihan trofi, tetapi juga momen istimewa bagi klub yang pernah membawanya ke panggung sepak bola Eropa.
“Selamat PSG, Kemenangan yang Luar Biasa!” tulis Ronaldinho melalui akun media sosialnya di platform X.
Pemenang Ballon d’Or 2005 itu menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh elemen PSG, termasuk Presiden klub Nasser Al-Khelaifi, pelatih Luis Enrique, kapten Marquinhos, dan seluruh pemain.
“Selamat kepada Paris Saint-Germain yang memenangkan Liga Champions! Selamat kepada Nasser Al-Khelaifi, Luis Enrique, kapten kami Marquinhos, Beraldo, dan semua pemain kami,” tulis Ronaldinho.
Ronaldinho juga memberikan sorotan khusus kepada Ousmane Dembélé yang tampil gemilang dalam laga final. Meskipun tidak mencetak gol, pemain asal Prancis itu menjadi motor serangan PSG dengan kontribusi besar melalui assist, dribel, dan pergerakannya yang tak terbendung.
“Sungguh menyenangkan melihat Dembélé bermain dalam performa terbaiknya. Gol, assist, dan dribel yang luar biasa. Selamat untuk semua warga Paris yang mencintai klub ini!!” tambahnya.
PSG membuka laga dengan tempo tinggi. Achraf Hakimi mencetak gol pertama pada menit ke-12, diikuti oleh Desire Doue delapan menit kemudian. Doue kembali mencetak gol di babak kedua sebelum Khvicha Kvaratskhelia dan pemain muda Senny Mayulu melengkapi kemenangan fenomenal PSG.
Skor akhir 5-0 menjadi margin kemenangan terbesar dalam sejarah final Liga Champions. Inter Milan pun menjadi tim pertama yang kebobolan lima gol di final sejak European Cup berubah format menjadi Liga Champions.
Ronaldinho pernah memperkuat PSG pada era awal 2000-an, tepatnya musim 2001-02 hingga 2002-03, sebelum pindah ke Barcelona. Meski hanya dua musim, ia menyimpan kenangan manis bersama Les Parisiens dan kemenangan ini baginya menjadi pengingat akan perjalanan panjang klub menuju kejayaan.















Leave a Reply