
AKTAMEDIA.COM, JAKARTA — Hubungan harmonis antara Titi DJ dan putrinya Stephanie Poetri menjadi cerminan ideal bagaimana seorang ibu dapat membangun keluarga sakinah melalui pola asuh yang mengedepankan dukungan, kasih sayang, dan bimbingan spiritual dalam menghadapi tantangan kehidupan modern.
Fenomena keluarga selebriti sering kali menjadi sorotan publik, tidak terkecuali hubungan Titi DJ dengan Stephanie Poetri yang menunjukkan dinamika keluarga yang harmonis dan saling mendukung. Dalam konteks Islam, keluarga sakinah mawaddah rahmah bukan sekadar konsep teoretis, melainkan praktik nyata yang dapat diwujudkan melalui pola asuh yang tepat. Kedekatian emosional yang terjalin antara ibu dan anak, dukungan karier hingga momen-momen penting seperti pernikahan, mencerminkan implementasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan keluarga kontemporer. Penelitian menunjukkan bahwa kualitas hubungan orang tua-anak memiliki dampak signifikan terhadap kesejahteraan subjektif individu di masa dewasa (Johnson et al., 2024).
Pola asuh Islami yang diterapkan Titi DJ terhadap Stephanie Poetri menunjukkan keseimbangan antara memberikan kebebasan dan bimbingan yang tepat. Dukungan penuh terhadap karier musik Stephanie, termasuk kolaborasi dalam lagu “A Little Bit of Light”, membuktikan bahwa ibu dalam Islam berperan sebagai pendamping dan mentor bagi anak-anaknya. Saimun et al. (2023) dalam penelitiannya menekankan bahwa pola asuh keluarga Islam di Nusa Tenggara Barat memiliki pengaruh positif terhadap perkembangan sosial anak. Keterlibatan aktif orang tua dalam mendukung passion dan bakat anak tanpa mengabaikan nilai-nilai spiritual menjadi kunci keberhasilan pola asuh modern yang tetap berlandaskan ajaran Islam.
Dari perspektif psikologi keluarga, pendekatan Titi DJ dalam memberikan ruang bagi Stephanie untuk berkembang sambil tetap menjaga kedekatan emosional mencerminkan prinsip parenting yang responsif dan suportif. Khawaja et al. (2024) dalam studi tentang keterlibatan ayah dan kualitas co-parenting menunjukkan bahwa kualitas hubungan antar orang tua berpengaruh positif terhadap perilaku sosial-emosional anak. Meskipun konteks keluarga Titi DJ berbeda dengan struktur keluarga utuh pada umumnya, kemampuannya mempertahankan harmonisasi keluarga dengan anak-anak dari pernikahan sebelumnya menunjukkan kematangan dalam mengelola dinamika keluarga yang kompleks. Dukungan konsisten melalui media sosial dan keterlibatan dalam pencapaian anak mencerminkan implementasi nilai mawaddah (kasih sayang) dalam praktik pengasuhan sehari-hari.
Perbandingan dengan literatur menunjukkan bahwa keluarga sakinah tidak hanya bergantung pada struktur keluarga tradisional, tetapi lebih pada kualitas interaksi dan implementasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Hamjah et al. (2020) menekankan pentingnya aspek spiritual dalam keterampilan pengasuhan untuk remaja dalam keluarga. Kolaborasi profesional antara Titi DJ dan Stephanie dalam industri musik membuktikan bahwa hubungan ibu-anak dapat berkembang melampaui dinamika keluarga konvensional menjadi partnership yang saling menguntungkan. Pendekatan ini sejalan dengan konsep Islamic parenting yang menekankan pentingnya mengembangkan potensi anak sambil mempertahankan nilai-nilai agama (Fauziah, 2023). Keharmonisan yang tercipta hingga momen pernikahan Stephanie menunjukkan keberhasilan pola asuh dalam mempersiapkan anak menghadapi fase kehidupan selanjutnya.
Implementasi keluarga sakinah dalam era digital memerlukan adaptasi tanpa mengorbankan nilai-nilai fundamental Islam. Ning et al. (2022) dalam penelitiannya tentang manajemen keuangan keluarga menegaskan bahwa realisasi keluarga sakinah memerlukan pendekatan holistik yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan spiritual. Titi DJ menunjukkan bahwa seorang ibu dapat menjadi role model sekaligus support system bagi anak dalam menghadapi tantangan industri entertainment yang penuh tekanan. Strategi pengasuhan yang mengombinasikan tradisi Islam dengan tuntutan modernitas, seperti memberikan kebebasan berkreasi sambil mempertahankan nilai-nilai moral, dapat menjadi blueprint bagi keluarga Muslim kontemporer. Keterlibatan dalam momen-momen penting seperti pernikahan juga mencerminkan fungsi keluarga sebagai institusi yang memberikan legitimasi dan dukungan spiritual.
Pembelajaran dari hubungan Titi DJ dan Stephanie Poetri menunjukkan bahwa membangun keluarga sakinah di era modern memerlukan fleksibilitas dalam metode namun konsistensi dalam nilai. Keberhasilan pola asuh ini terletak pada kemampuan menyeimbangkan dukungan emosional, bimbingan spiritual, dan kebebasan individual dalam kerangka nilai-nilai Islam. Para orang tua Muslim kontemporer dapat mengadopsi pendekatan serupa dengan menekankan komunikasi terbuka, dukungan tanpa syarat terhadap potensi anak, dan keterlibatan aktif dalam setiap fase perkembangan anak. Implementasi mawaddah, rahmah, dan sakinah dalam praktik pengasuhan sehari-hari terbukti dapat menciptakan fondasi keluarga yang kuat dan harmonis, bahkan dalam menghadapi kompleksitas kehidupan modern dan tuntutan karier yang tinggi.
Daftar Pustaka
Fauziah, S. (2023). Islamic parenting strategy: Introducing Islamic parenting for young parents. In Islamic Psychology – Integrative Dialogue: Psychology, Spirituality, Science and Arts (pp. 105–112). Peter Lang AG.
Hamjah, S. H., Zur Raffar, I. N. A., Ab Rahman, Z., & Mohamad Rasit, R. (2020). Applying spiritual aspect of parenting skills to adolescents in the family. Jurnal Akidah & Pemikiran Islam, 22(2), 313–346. https://doi.org/10.22452/afkar.vol22no2.9
Johnson, B. R., Tay, L., Diener, E., Esposito, L., Pressman, P., Gonzalez, P., … & VanderWeele, T. J. (2024). Parent-child relationship quality predicts higher subjective well-being in adulthood across a diverse group of countries. Communications Psychology, 2(1), 161. https://doi.org/10.1038/s44271-024-00161-x
Khawaja, M., Malik, T. A., & Hassan, S. M. U. (2024). Role of father involvement and co-parenting relationship quality in social-emotional behaviors of children and adolescents in Pakistani cultural context. Current Psychology, 43(24), 21089-21104. https://doi.org/10.1007/s12144-024-05669-3
Ning, P. A., Mukhlisin, M., & Nelli, J. (2022). Family financial management in realizing sakinah family. In T. Azid, M. Mukhlisin, & O. Altwijry (Eds.), Wealth Management and Investment in Islamic Settings (pp. 151–164). Springer Nature Singapore. https://doi.org/10.1007/978-981-19-3686-9_10
Saimun, S., Hanafi, H., & Nuansari, I. R. (2023). The influence of Islamic family parenting patterns on the social development of children in West Nusa Tenggara. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 15(4), 4425-4437. https://doi.org/10.35445/alishlah.v15i4.3270
Sukirman, S. (2020). Parenting style in Malay Islamic tradition (Study of parenting style in the original Muslim family of Palembang). International Journal of Advanced Science and Technology, 29(9), 1057–1070. https://api.elsevier.com/content/abstract/scopus_id/85084447679
Yusuf, M., Fatima, S. S., Khan, M. A., & Ahmad, N. (2024). Islamic child parenting practices and Muslim family resilience in Southeast Asia: A systematic literature review. Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak, 10(2), 167-186.














Leave a Reply