AKTAMEDIA.COM, PEKANBARU – Surah Pembuka yang Tidak Biasa, Surah Al-Fatihah bukan sekadar pembuka Al-Qur’an.
Ia adalah inti seluruh Al-Qur’an, doa paling agung, dan surah yang tidak pernah diturunkan sebelumnya kepada nabi mana pun.
Rasulullah ﷺ bersabda:
> “Aku akan mengajarkan kepadamu surah yang paling agung dalam Al-Qur’an.”
Lalu beliau bersabda: “Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin.”
(HR. Bukhari)
•> Saat Langit Terbelah: Detik-Detik Turunnya Al-Fatihah
Suatu hari, Rasulullah ﷺ duduk bersama Malaikat Jibril عليه السلام.
Tiba-tiba terdengar suara dahsyat dari langit, seperti pintu besar yang baru pertama kali dibuka.
Jibril terkejut.
Lalu turunlah seorang malaikat yang belum pernah turun ke bumi sebelumnya.
Malaikat itu berkata:
> “Bergembiralah wahai Muhammad, engkau diberi dua cahaya yang tidak pernah diberikan kepada nabi sebelum engkau: Surah Al-Fatihah dan ayat-ayat terakhir Surah Al-Baqarah.”
(HR. Muslim)
> Ini menandakan kemuliaan Al-Fatihah—ia turun dengan pengumuman langit.
•> Al-Fatihah: Surah Makkiyah atau Madaniyah?
Para ulama berbeda pendapat:
• Sebagian mengatakan Makkiyah
• Sebagian mengatakan Madaniyah
• Pendapat kuat: diturunkan dua kali
• Di Makkah sebagai dasar shalat
• Di Madinah sebagai peneguhan
> Karena fungsinya yang sangat vital: shalat tidak sah tanpanya.
Rasulullah ﷺ bersabda:
> “Tidak sah shalat seseorang yang tidak membaca Al-Fatihah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
•> Dialog Agung antara Allah dan Hamba-Nya
Inilah keistimewaan Al-Fatihah yang tidak dimiliki surah lain.
Rasulullah ﷺ meriwayatkan bahwa Allah berfirman:
> “Aku membagi shalat antara Aku dan hamba-Ku menjadi dua bagian…”
(HR. Muslim)
Setiap ayat Al-Fatihah langsung dijawab oleh Allah:
• “Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin”
→ “Hamba-Ku telah memuji-Ku”
• “Ar-Rahmanir-Rahim”
→ “Hamba-Ku telah menyanjung-Ku”
• “Maliki Yawmid-Din”
→ “Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku”
• “Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in”
→ “Ini antara Aku dan hamba-Ku”
• “Ihdinash-shirathal mustaqim…”
→ “Untuk hamba-Ku apa yang ia minta”
> Saat kita membaca Al-Fatihah, Allah menjawabnya secara langsung.
•> Makna Nama-Nama Al-Fatihah
Al-Fatihah memiliki banyak nama, menandakan kemuliaannya:
• Ummul Kitab – Induk Al-Qur’an
• As-Sab’ul Matsani – Tujuh ayat yang diulang
• Asy-Syifa’ – Penyembuh
• Ar-Ruqyah – Pelindung
Rasulullah ﷺ pernah membenarkan sahabat yang meruqyah orang sakit hanya dengan Al-Fatihah, dan orang itu sembuh seketika.
(HR. Bukhari)
•> Mengapa Al-Fatihah Wajib Dibaca di Setiap Rakaat?
Karena Al-Fatihah:
• Mengandung tauhid
• Mengandung ibadah
• Mengandung doa
• Mengandung jalan hidup manusia
> Seluruh Al-Qur’an adalah jawaban dari doa Al-Fatihah.
•> Jangan Baca Al-Fatihah dengan Lalai
Setiap hari kita membaca Al-Fatihah minimal 17 kali.
Namun pertanyaannya:
> Apakah kita sadar bahwa Allah sedang menjawab bacaan kita?
> Apakah kita benar-benar meminta hidayah, atau hanya melafalkan lisan?
> Surah ini turun untuk menghidupkan shalat, bukan sekadar melengkapinya.
••> Renungan
> Jika engkau ingin berbicara dengan Allah, shalatlah.
Jika engkau ingin Allah berbicara kepadamu, bacalah Al-Fatihah dengan hati.
Wallāhu a‘lam bish-shawāb.

















Leave a Reply