Advertisement

Hot Pekanbaru dan Resiko Kerusakan Kulit : Apa yang Terjadi pada Wajah

AKTAMEDIA.COM – Pekanbaru- Cuaca panas ekstrem di Pekanbaru merupakan kondisi lingkungan yang tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan, tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan kulit, terutama kulit wajah. Ketika paparan sinar ultraviolet (UV) yang tinggi dikombinasikan dengan suhu panas yang meningkat, risiko kerusakan kulit menjadi lebih serius. Paparan sinar UV dapat menyebabkan kerusakan DNA pada sel kulit, seperti yang dikemukakan oleh penelitian ilmiah yang menunjukkan efek radiasi UV terhadap kesehatan kulit, mulai dari kerusakan akut hingga kemungkinan berkembangnya kanker kulit.

 

Wajah adalah bagian tubuh yang paling sering terpapar langsung sehingga mudah mengalami dehidrasi dan lecet akibat panas terik. Selain itu,suhu panas ekstrem dapat menyebabkan tubuh mengalami kelelahan  dan dehidrasi dengan cepat. Jika tidak diatasi, kondisi ini dapat berkembang menjadi serangan panas yang berpotensi fatal. Kegiatan di luar ruangan pada siang hari dengan cuaca ekstrem sebaiknya diminimalkan,dan apabila terpaksa harus beraktivitas diluar, menggunakan pelindung wajah seperti topi,payung,serta tabir surya sangat dianjurkan.

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mengimbau masyarakat untuk memperhatikan langkah pencegahan demi menjaga kesehatan, seperti konsumsi  air putih yang cukup, menggunakan pakaian yang longgar dan ringan, dan menghindari aktivitas berat di luar ruangan saat suhu tengah mencapai puncaknya. Perlindungan wajah harus menjadi prioritas untuk menghindari dampak buruk cuaca panas yang sedang berlangsung.

 

Septi Mayang Sari mahasiswi Uin Suska Riau selaku narasumber menuturkan bahwa “cuaca ekstrem di Pekanbaru, yang ditandai dengan suhu panas di siang hari memang berdampak pada wajah dan kulit” ungkapnya pada Selasa 11 November 2025. Selain itu, perubahan cuaca yang cepat dari panas ke hujan juga dapat memicu gangguan kesehatan umum seperti pilek, radang tenggorokan, dan demam yang bisa berdampak juga pada kondisi wajah, termasuk kemerahan atau iritasi karena suhu yang ekstrem tersebut.

Menghidrasi tubuh dengan minum air putih yang cukup dan menjaga kelembapan kulit melalui pelembap juga perlu dilakukan secara rutin. Hindari menggosok atau menggaruk kulit yang iritasi untuk mencegah infeksi. penerapan langkah perlindungan bisa membantu menjaga kesehatan kulit wajah dan mengurangi risiko masalah kulit jangka panjang di Pekanbaru.

Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu ini, kesadaran masyarakat Pekanbaru akan pentingnya perlindungan diri terutama pada wajah sangat diperlukan untuk mencegah dampak negatif yang serius. Langkah pencegahan sederhana dapat menyelamatkan diri dari bahaya cuaca panas ekstrem yang tengah melanda kota ini.

Penulis : Andrianti Dwi Fatmawati,Mahasiswi Ilmu Komunikasi Uin Suska Riau

Surya
Author: Surya

Redaktur Akta Media

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *