Advertisement

Sejarah Adidas

AKTAMEDIA.COM, BERLIN – Pada tahun 1924, dua bersaudara asal Jerman, Adolf (Adi) Dassler dan Rudolf Dassler, mendirikan perusahaan bernama Gebrüder Dassler Schuhfabrik (Pabrik Sepatu Saudara Dassler) di Herzogenaurach, Jerman.

Adi adalah otak di balik desain sepatu, sementara Rudolf mengurusi penjualan dan pemasaran.

Mereka mulai dikenal luas setelah atlet Jesse Owens memakai sepatu buatan mereka saat Olimpiade Berlin 1936 dan meraih 4 medali emas.

Perpecahan dan Lahirnya Adidas (1948–1949)

Karena konflik pribadi dan politik, Adi dan Rudolf berpisah pada tahun 1948.

Rudolf mendirikan Puma.

Adi mendirikan Adidas pada 18 Agustus 1949. Nama “Adidas” berasal dari kombinasi nama depannya Adi dan nama belakangnya Dassler.

Pertumbuhan dan Inovasi (1950-an–1980-an)

Adidas dikenal luas karena kualitas dan inovasi sepatunya, terutama dalam olahraga sepak bola dan atletik.

Tahun 1954: Tim nasional sepak bola Jerman Barat menang di Piala Dunia FIFA dengan memakai sepatu Adidas – momen besar dalam sejarah merek ini.

Adidas menjadi pelopor sepatu olahraga dengan sol bergerigi dan spike yang bisa diganti.

Logo 3-stripes (tiga garis) menjadi identitas ikonik Adidas.

Diversifikasi dan Globalisasi (1980-an–2000-an)

Adidas mulai memproduksi pakaian, aksesoris olahraga, dan bekerja sama dengan berbagai atlet dan tim.

Tahun 1990-an: Adidas mengalami krisis keuangan, tetapi bangkit di bawah kepemimpinan manajemen baru.

Mengakuisisi merek lain seperti:

Reebok (2006)

TaylorMade (dijual kemudian)

Five Ten (merek outdoor)

Era Modern (2010–Sekarang)

Adidas fokus pada inovasi teknologi seperti Boost (busa sol), Primeknit (rajutan atas sepatu), dan sepatu ramah lingkungan (kerjasama dengan Parley for the Oceans).

Berkolaborasi dengan selebriti seperti Kanye West (Yeezy), Pharrell Williams, dan Bad Bunny.

Terlibat aktif dalam kampanye kesetaraan, keberlanjutan, dan olahraga global.

Fakta Menarik

Kantor pusat Adidas masih berada di Herzogenaurach, Jerman.

Adidas adalah merek olahraga terbesar kedua di dunia setelah Nike.

Steven
Author: Steven

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *