Advertisement

Kreatif Itu Sederhana

AKTAMEDIA.COM – Seorang calon mahasiswa pernah bertanya, “Pak, saya tidak sekreatif teman-teman saya. Apakah saya masih bisa kuliah?”

Pertanyaan ini sangat wajar. Banyak orang mengira bahwa kreativitas hanya milik segelintir orang — mereka yang menciptakan teknologi canggih, membuat penemuan besar, atau memimpin perusahaan besar. Namun sesungguhnya, pemahaman seperti itu terlalu sempit dan tidak sepenuhnya benar.

Saudaraku, keputusanmu untuk merantau dari kampung ke kota demi kuliah itu sudah merupakan tindakan kreatif. Tidak semua orang di kampungmu punya keberanian dan tekad yang sama, bahkan meski mereka lebih berada secara ekonomi.

Saat kamu memilih membaca buku sambil menikmati kopi, itu juga kreatif. Banyak orang menghabiskan waktu ngopi hanya untuk merokok atau bergosip. Ketika kamu mencatat kesimpulan dari buku yang kamu baca, kamu sudah melangkah lebih maju daripada mereka yang hanya membaca tanpa merenung.

Bangun pagi untuk berolahraga, padahal sebelumnya kamu adalah bagian dari kaum rebahan, itu juga bentuk kreativitas. Membantu ibu mencuci piring, memperbaiki pola hidup, belajar mengaji setelah sholat, memperbaiki berat badan — semua itu bentuk kreativitas yang sering diremehkan.

Orang yang berkemajuan, yang ingin dirinya lebih baik dari kemarin dan berusaha mewujudkannya — dia adalah orang kreatif.

Bahkan dosen yang masih berada di level asisten ahli namun terus menulis jurnal dan melanjutkan pendidikan agar tidak tertinggal, itu juga contoh konkret kreativitas. Seorang ibu rumah tangga yang setelah kehilangan suami, bangkit mengajar demi meneruskan perjuangan suaminya, ia juga adalah pribadi yang kreatif.

Seorang pemuda yang belum menikah karena tidak menemukan pasangan di kampungnya lalu berusaha mencarinya di kota, itu pun adalah kreativitas. Membersihkan tanah kosong dan menjadikannya kebun pisang atau pinang adalah tindakan kreatif yang berdampak nyata. Seorang bapak yang selesai menyadap karet lalu lanjut menebas lahan untuk kebun, ia jauh lebih kreatif daripada yang menghabiskan sisa hari di kedai kopi hingga malam.

Kreativitas bukan soal teknologi tinggi, bukan tentang siapa paling pintar menciptakan alat baru. Kreativitas adalah soal cara berpikir, keberanian mengambil langkah, dan menciptakan nilai tambah dari hal-hal yang sederhana.

Jadi, jangan khawatir bila saat ini kamu belum mahir teknologi, bahkan mungkin masih menggigil saat memegang mouse komputer. Semua bisa dipelajari secara bertahap. Yang terpenting adalah pola pikir: berani, bertekad bulat, dan yakin bahwa kamu bisa.

Semua sistem yang diciptakan manusia di dunia ini bisa dipelajari. Tidak ada yang terlalu sulit kalau dijalani dengan sabar. Ingat, orang kreatif bukanlah mereka yang paling cerdas, tetapi mereka yang paling rajin. Yang tidak kreatif, sesungguhnya hanyalah orang yang malas.

Pesan motivasi ini ditulis oleh :

Dr. Yundri Akhyar

(Praktisi Pendidikan Riau)

 

Diedit ulah oleh tim AktaMedia.com

 

Nury Putri
Author: Nury Putri

Nury Putri

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *